Sidang Kasus Pemalsuan Dokumen Tak Dilanjutkan Karena Terdakwa Sakit, Jaksa: Ini Preseden Buruk

Sidang Kasus Pemalsuan Dokumen Tak Dilanjutkan karena Terdakwa Sakit, Jaksa: Ini Preseden Buruk

Sidang Kasus Pemalsuan Dokumen Tak Dilanjutkan Karena Terdakwa Sakit, Jaksa: Ini Preseden Buruk
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sidang perkara dugaan pemalsuan dokumen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan tidak melanjutkan perkara kasus pemalsuan dokumen dengan terdakwa Alvin Lim.

Putusan itu diambil lantaran terdakwa tak kunjung hadir di persidangan.

Alvin diketahui menderita komplikasi penyakit. Majelis Hakim juga telah menerima surat keterangan sakit terdakwa.

"Majelis Hakim memutuskan tidak melanjutkan perkara ini karena tidak ada jamiman terdakwa dihadirkan," kata Ketua Majelis Hakim Toto Ridarto di Ruang Sidang 6, Rabu (20/11/2019).

"Berkas perkara dengan nomor 1306/Pid.B/2018 atas nama terdakwa Alvin Lim tidak dapat diterima. Berkas perkara akan dikembalikan ke penuntut umum," lanjut dia.

Merespon putusan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan kekecewaannya.

Jaksa menilai putusan Hakim tersebut bakal menjadi preseden buruk bagi hukum di Indonesia.

"Ini akan jadi preseden buruk buat keadilan. Kita akan lawan karena ada kepastian hukumnya," kata Jaksa Sri Widodo.

Terdakwa dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen untuk klaim asuransi.

Ia diduga memfasilitasi dua orang berinisial BA dan MW untuk memalsukan KTP, yang kemudian membuat polis atau kontrak dengan beberapa perusahaan asuransi.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved