Breaking News:

Soal Honor Pegawai, Ombudsman Undang Direksi TVRI Minggu Depan

Tunggakan honor pegawai TVRI bervariasi, antara tiga sampai enam bulan dan dicicil di tahun anggaran 2019.

TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Komisioner Ombudsman Republik Indonesia, La Ode Ida, memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, La Ode Ida menjelaskan pihaknya akan mengundang jajaran direksi Televisi Republik Indonesia (TVRI).

“Khusus untuk TVRI, sedang kami segera finalisasi laporan hadirnya untuk konfirmasi dengan direksi. Insya Allah kami undang minggu depan,” kata La Ode dalam acara ngopi bareng Ombudsman RI di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Hal ini terkait klarifikasi laporan tunggakan honor pegawai Televisi Republik Indonesia (TVRI) mencapai Rp7,6 miliar di tahun 2018. 

Perusahaan di Jepang Berikan Bonus Untuk Pegawainya yang Tidur, 6 Jam Selama Sepekan Dapat Rp135.870

Temuan itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI periode 2014-2019 mulai dari Fraksi Gerindra Elnino M Husen, Fraksi PDI-Perjuangan Evita Nursanti dan Junico Siahaan, Fraksi Golkar Andi Rio, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lena Maryana, Fraksi Nasdem Supiadin Aries Saputra, Fraksi Hanura Timbul Manurung, dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, dalam rapat dengan Dewan Pengawas LPP TVRI dan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya beserta jajarannya pada Senin (20/5).

Mereka semua menyampaikan adanya tunggakan honor pegawai Televisi Republik Indonesia (TVRI) mencapai Rp7,6 miliar di tahun 2018.

Tunggakan honor pegawai TVRI bervariasi, antara tiga sampai enam bulan dan dicicil di tahun anggaran 2019.

La Ode menjelaskan, pihaknya akan mengimbau perbaikan governance process di TVRI.

"Yang kami periksa sampai saat ini soal governance process itu perlu diimbau untuk diperbaiki. Dan dewan pengawas juga harus menjalankan tugasnya sebagai pengawas yang mengangkat dan mengatur direksi,” ujar La Ode.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Arief Hidayat Thamrin mengatakan jika Dewan Pengawas sudah dimintai Keterangan oleh Ombudsman.

"Selanjutnya, kami menunggu proses yang sedang berlangsung di Ombudsman," kata Arief saat dikonfirmasi lewat pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved