Bikin Konsep Sepiring Nasi di Dinding, Pemilik Warteg: Terinspirasi dari Coffee Shop di Italia

Derma dari para pengunjung dialihkan oleh Sonny untuk dana makanan gratis itu mirip seperti konsep cafe di Italia.

Bikin Konsep Sepiring Nasi di Dinding, Pemilik Warteg: Terinspirasi dari Coffee Shop di Italia
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Program baru Warteg Kharisma Bahari Elegant milik Sonny, Sepiring Nasi di Dinding pada Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Di negeri Menara Pisa, salah satu cafe menjual secangkir kopi seharga dua cangkir kopi.

Secangkir kopi lainnya itu diberikan kepada kalangan orang yang berkekurangan.

Konsep itu menjadi inspirasi Sonny Mahendra (41) untuk diterapkan ke dalam wartegnya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sonny meletakkan sebuah papan pada dinding wartegnya di dekat etalase makanan.

Kisah Sonny Bikin Warteg di Pasar Minggu: Tulis Doa Bisa Makan Gratis Hingga Harga Khusus Ojol

Di atas papan itu, terdapat mangkuk plastik berwarna jingga berisi sejumlah kupon untuk ditukarkan makanan di warteg itu.

Pengunjung yang memang membutuhkan, dapat mengambil kupon itu dan ditukarkan kepada pelayan warteg.

Seusai memilih makanan sesuai selera, pengunjung bisa langsung makan ditemani es teh manis.

"Saya baca artikel tentang secangkir kopi di Itali. Secangkir kopi di dinding. Jadi sebuah cafe di Italia, mengadakan konsep seperti itu. Kok lucu, orang minum satu bayar dua. Oh ternyata satunya itu untuk tuna wisma dan orng yang membutuhkan," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Rabu (20/11/2019).

Menurut Sonny, kupon gratis yang berada di dinding warteg sejauh ini tepat sasaran.

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved