Orangtua Murid dan Kolese Gonzaga Damai

Cabut Tuntutan dan Pilih Berdamai dengan SMA Kolese Gonzaga, Orangtua Murid: Demi Kebaikan Semua

Sementara itu, kuasa hukum Yustina, Susanto Utama juga memastikan tuntutan pihaknya sudah tidak berlaku.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Orangtua murid Yustina Supatmi (tengah) dan kuasa hukum SMA Kolese Gonzaga Edi Danggur di Pengadila Negeri Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Yustina Supatmi, orangtua murid yang anaknya tinggal kelas, mencabut tuntutannya terhadap SMA Kolese Gonzaga.

Kedua belah pihak juga telah sepakat untuk berdamai dan mengakhiri perselisihan.

Yustina berpendapat perdamaian adalah opsi terbaik untuk dirinya dan pihak tergugat.

"Dari kami ingin mencabut (tuntutan) demi kebaikan semuanya. Selanjutnya kami serahkan dan kami percayakan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta," kata Yustina di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Kamis (21/11/2019).

Sementara itu, kuasa hukum Yustina, Susanto Utama juga memastikan tuntutan pihaknya sudah tidak berlaku.

"Dengan adanya perdamaian ini, maka tuntutan penggugat dikesampingkan. Sudah berdamai," ujar Susanto.

Kuasa hukum SMA Kolese Gonzaga Edi Danggur menjelaskan, terdapat tiga poin pada kesepakatan damai tersebut.

Pertama, sebut dia, gugatan yang diajukan Yustina Supatmi selaku penggugat dicabut tanpa syarat.

"Semua selesai, termasuk juga tuntutan yang tujuh butir itu ditiadakan," kata Edi.

Halaman
1234
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved