Gelapkan Mobil Teman Sampai ke Banten, Seorang Pria Ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan

Seorang pria berinisial S (40) ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas kasus penggelapan mobil.

Gelapkan Mobil Teman Sampai ke Banten, Seorang Pria Ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan
Istimewa/Dok. Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Seorang pria berinisial S (40) ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas kasus penggelapan mobil.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Seorang pria berinisial S (40) ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas kasus penggelapan mobil.

S ditangkap di wilayah Serang, Banten, pada Senin (18/11/2019) lalu setelah polisi menerima laporan dari korbannya, Imam (53).

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengatakan, korban dan pelaku sudah saling kenal lantaran sama-sama bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok.

Awal November lalu, korban sempat diminta pelaku untuk meminjamkan mobilnya untuk keperluan tertentu.

"Selanjutnya korban bersama pelaku berangkat dari rumah menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk bekerja," kata David, Kamis (21/11/2019).

Sesampainya di Dermaga 006 Pelabuhan Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok, korban menyerahkan mobil tersebut kepada pelaku.

Setelah membawa mobil korban, pelaku ternyata tak mengembalikannya. Imam yang tidak mendapatkan kabar dan tidak mengetahui keberadaan S lantas melaporkan kejadian ini ke polisi.

Tuntutan Belum Dipenuhi, Ratusan Karyawan yang Mengaku Tidak Bisa Gajian Kembali Demo Gedung KPK

Belasan Tahun Jual Sayuran, Engkong Tengeng Terkendala Modal, Dagang Kalau Dapat Pinjaman Uang

"Selanjutnya pada Senin, (18/11/2019) tim melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku S di wilayah Serang, Banten," ucap David.

Polisi pun bergerak ke wilayah Serang untuk menangkap S.

Hasilnya, pelaku berikut barang bukti bibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1959 KZO.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku S (40) disangkakan pasal 372 KUHP

"Ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun," tutup David.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved