Kecelakaan Beruntun Antar Truk Dekat Kantor Wali Kota Tangerang, Sopir Kembali Jadi Tersangka

Kecelakaan beruntun antar truk kembali terjadi di Kota Tangerang pada Kamis (21/11/2019) dini hari.

Kecelakaan Beruntun Antar Truk Dekat Kantor Wali Kota Tangerang, Sopir Kembali Jadi Tersangka
Istimewa/dokumentasi Polisi
Kecelakaan beruntun antara truk yang terjadi dekat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Kamis (21/11/2019) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kecelakaan beruntun antar truk kembali terjadi di Kota Tangerang pada Kamis (21/11/2019) dini hari.

Kali ini, kecelakaan truk terjadi antara tiga truk pengangkut tanah di dekat Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Keadaan dua truk diantaranya pun terlihat cukup hancur terutama bagian depan truk tanah yang berada paling belakang barisan.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Heri mengatakan awalnya truk bernopol B-9938-YU yang dikemudikan Taopik melaju kencang dari arah Cikokol menuju pertigaan Tanah Tinggi.

Daftar 20 Pemain Timnas U-23 Indonesia dan Jadwal SEA Games 2019, Hadapi Thailand di Laga Perdana

Kemudian menabrak truk di depannya bernopol B-9300-KYV yang dikendarai Abid dalam kecepatan tinggi.

"Karena dalam kecepatan tinggi, truk Abid terdorong hingga menabrak kembali truk tanah yang ada di depannya," jelas Heri kepada TribunJakarta.com, Kamis (21/11/2019).

"Tapi truk tanah yang paling depan itu malah kabur," sambungnya.

Akibat diseruduk dari belakang, Adib mengalami sejumlah luka disekujur tubuhnya dan sempat dirawat di RSUD Kota Tangerang.

Sementara truk milik Taopik mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian supir hingga tidak berbentuk lagi.

Heri menjelaskan kalau faktor kelelahan menjadi tidak konsentrasi dalam berkendara menjadi alasan utama Taopik melaju kenjang walau di depannya ada truk tanah serupa.

"Diduga itu karena lelah dan capek saja jadi menabrak dari belakang," sambung dia.

Kini, Taopik yang sudah menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Tagerang Kota pun sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kecelakaan beruntun semalam.

"Sudah kami tetapkan sebagai tersangka (Taopik)," pungkas Heri. (*)

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved