Telusuri Kejanggalan di Jiwasraya, DPR RI Wacanakan Bentuk Pansus

Instrumen pansus, menurutnya, perlu digunakan sebagai upaya DPR mengetahui persoalan mendasar apa yang sesungguhnya terjadi di Jiwasraya

Telusuri Kejanggalan di Jiwasraya, DPR RI Wacanakan Bentuk Pansus
Istimewa
Anggota Komisi VI DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Darmadi Durianto (kemeja merah) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -Langkah hukum yang dilakukan kementerian BUMN dengan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait adanya dugaan kongkalikong yang terjadi di Jiwasraya disambut positif oleh kalangan anggota DPR RI.

Namun, DPR beranggapan bahwa langkah hukum saja belumlah cukup dalam menyikapi persoalan tersebut. Perlu ada langkah lain dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

"Selain menempuh jalur hukum harus ada jalur lain yaitu jalur politik. DPR siap bentuk pansus menyikapi persoalan yang tengah terjadi di Jiwasraya," kata Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Jokowi Perkenalkan 7 Staf Khusus Barunya, Putri Chairul Tanjung hingga Pendiri Ruang Guru

Instrumen pansus, menurutnya, perlu digunakan sebagai upaya DPR mengetahui persoalan mendasar apa yang sesungguhnya terjadi di Jiwasraya.

"Saya kira sangat sistematis persoalannya jadi dibutuhkan instrumen politik untuk menguak problem besar disana (Jiwasraya)," tutur Politikus PDIP itu.

Darmadi menegaskan, pihaknya akan mendiskusikan wacana pembentukan pansus di internalnya dalam waktu dekat.

"Saya akan konsolidasi dulu dengan Fraksi terkait wacana pansus ini. Kerugian yang dialami Jiwasraya saya kira gak bisa dianggap sepele," ucap Legislator dari dapil DKI Jakarta III itu.

Seperti diketahui, PT Jiwasraya (Persero) kini tengah dilanda kerugian hingga Rp13,74 triliun per September 2019.

Menyikapi hal tersebut, kementerian BUMN selaku induk dari BUMN pun tak tinggal diam. Kementerian BUMN bergerak cepat dengan melakukan upaya hukum terhadap Jiwasraya yang dianggap penuh kejanggalan.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved