Tingkatkan Literasi dan Khasanah Pengetahuan, Presiden Jokowi Didorong Bangun Perpustaakan Desa

Menurut Bursah, perpustakaan di tingkat desa tersebut nantinya dapat mempermudah meningkatkan literasi generasi muda.

Tingkatkan Literasi dan Khasanah Pengetahuan, Presiden Jokowi Didorong Bangun Perpustaakan Desa
TRIBUNJAKARTA.COM/ ANISA KURNIASIH
ILUSTRASI Perpustakaan Nasional terdiri dari 24 lantai yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPP PGK), Bursah Zarnubi, mendorong Presiden Joko Widodo membangun perpustakaan di seluruh Indonesia, tingkat desa.

Menurut dia, pembangunan perpusatakaan di tingkat desa tersebut dalam rangka mencerdaskan semua anak bangsa dan memajukan peradaban bangsa.

"Saran saya sama Pak Jokowi bangun satu perpusatakaan satu desa biar masyarakat kita bisa membaca. Kira-kira dananya satu perpustakaan Rp 5 milyar. Itu sudah 50 sampai 60 ribu judul buku," ujar Bursah saat menjadi narasumber bertajuk "Lima Program Kerja Prioritas, Kabinet Indonesia Maju Jilid II: Akankah Menjawab Tantangan Masa Depan Indonesia", di Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat, Kamis (21/11/2019).

Paguyuban Onthel Wisata Kota Tua Dirikan Perpustakaan di Sudut Taman Fatahillah

Selain Bursah, hadir sebagai narasumber lainnya adalah Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin, Presiden Mahasiswa UMJ, Dheden Pranata Putra, dan Aktivis Millenial, Ginka Febriyanti Br Ginting.

Menurut Bursah, perpustakaan di tingkat desa tersebut nantinya dapat mempermudah meningkatkan literasi generasi muda untuk memperluas wawasan dan menambah khasanah ilmu pengetahuan.

Bursah berujar, syarat majunya sebuah bangsa tak lepas dari perkembangan sains dan teknologi.

"Jadi harus ada pengorbanan. Kalau tidak, nanti akan terjadi culture gap atau kesenjangan peradaban antara kota dan desa," katanya.

Menurut Bursah, pembangunan perpustakaan tingkat desa tersebut sesuai dengan pernyataan Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan di pemerintahannya.

Salah satunya, Jokowi menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul.

Untuk menciptakan sumber daya manusia unggul, kata Bursah, tidak lepas dari perkembangan sains dan teknologi.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved