Warga Sunter Tuntut Janji Kampanye Anies, PKS: Ini Hanya Politisasi Menyudutkan Gubernur

Menurut Arifin, momen penggusuran bangunan liar (bangli) di kawasan itu oleh Pemkot Jakarta Utara coba dimanfaatkan oleh segelintir orang

Warga Sunter Tuntut Janji Kampanye Anies, PKS: Ini Hanya Politisasi Menyudutkan Gubernur
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pembongkaran bangunan liar di Jalan Agung Perkasa 8, antara Kelurahan Sunter Agung dan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kembali dilanjutkan, Jumat (15/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin angkat bicara soal warga Sunter Jaya yang nenuntut janji Gubernur Anies Baswedan semasa kampanye dulu.

Dimana orang nomor satu di DKI itu sempat berjanji tidak akan melakukan penggusuran selama kepemimpinannya.

Menurut Arifin, momen penggusuran bangunan liar (bangli) di kawasan itu oleh Pemkot Jakarta Utara coba dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ini kan hanya di politisasi saja oleh mereka-mereka yang enggak senang dengan gubernur," ucapnya, Rabu (20/11/2019).

"Jadi bukan tidak mungkin ada politisasi untuk menyudutkan gubernur," tambahnya menjelaskan.

TransJakarta Resmi Meluncurkan Mikrotrans Jak 80, Ini Rutenya

Tingkatkan Pelayanan, Bank DKI Luncurkan Kartu Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang

Terlebih, politisi 56 tahun ini juga menyebut, kawasan yang digusur itu bukanlah pemukiman warga, melainkan tempat usaha barang bekas.

"Itu bukan warga situ, di sana cuma lapak-lapak untuk barang bekas saja. Enggak ada rumah tempat tinggal di situ. Ini kan ada LSM yang memanfaatkan saja," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dijelaskan Arifin, Pemkot Jakarta Utara yang melakukan penggusuran ini sendiri telah menawarkan relokasi di Rusun Marunda, namun ternyata tidak ada warga Sunter Jaya yang mendaftar.

"Kalau mereka mau pindah usaha akan dibantu, tempat tinggal juga sudah disiapkan di Marunda," kata Arifin.

Untuk itu, ia menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sama sekali tidak mengingkari janjinya semasa kampanye dulu.

"Kami tidak melihat pak Anies tidak menepati janjinya. Makanya kami support beliau terus," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved