Bocah 4 Tahun Tewas Dicekik Pacar Ibu, Paginya Sempat Beli Sarapan Nasi Ayam Semur Bersama

Sekira 5 jam sebelum kejadian, korban menemani pelaku membeli sarapan nasi ayam semur.

Bocah 4 Tahun Tewas Dicekik Pacar Ibu, Paginya Sempat Beli Sarapan Nasi Ayam Semur Bersama
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Alisaba Nazara, tersangka pembunuhan Aliando, ditahan di sel Polresta Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (22/11/2019). 

"Sudah meninggal dia itu dek (Dorlida, red)," begitu celetuk Alisaba dengan entengnya seperti ditirukan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung, Jumat (22/11/2019).

Dibentak Kekeyi, Rio Ramadhan Sebut Kekasihnya Salah Paham, Melaney Ricardo Heran: Lagi Ngambek?

Dorlida memaksa dan tetap membawa Aliando ke Rumah Sakit Kasih Insani Delitua dan dinyatakan sudah meninggal pada pukul 13.40 WIB.

Akhirnya, tim medis Rumah Sakit Kasih Insani Delitua melaporkan kematian Aliando yang tak wajar ke Polsek Namorambe sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Namorambe, AKP Binsar Naibaho, dan anggotanya pun datang ke rumah sakit lalu membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi guna penyelidikan.
"Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal karena pada tubuh korban ditemukan bekas luka memar pada pipi kanan dan kiri dan lehernya," ujar Rafles.

Dorlida Simamora tak percaya menyaksikan jenazah anaknya, Aliando, yang meninggal setelah dicekik oleh kekasihnya, Alisaba Nazara, di kios pangkas rambut miliknya di Deliserdang, Kamis (21/11/2019).
Polisi lalu meminta keterangan para saksi di Polsek Namorambe. Barang-barang korban di lokasi ikut dibawa seperti kaus dan celana kolor yang telah dicuci.

"Hasil autopsi lisan, penyebab kematian dicekik atau dibekap. Setelah kita interogasi panjang sekitar 6 jam, tersangka mengaku," beber Rafles.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung, mengatakan kurang 24 jam setelah pembunuhan, pihaknya menciduk pelaku.

Hasil pemeriksaan penyidik selama enam jam, pelaku mengaku membunuh Aliando, anak kekasihnya karena cemburu.

Alisaba berdalih korban dan ibunya sudah seperti suami dan istri.

Polisi menduga tersangka terindikasi gangguan kejiwaan. Namun, polisi akan menunggu petunjuk jaksa apakah kejiwaan pelaku akan diperiksa.

"Dia cemburu sama korban. Katanya ibu sama anak ada main kayak suami istri. Jadi biar mamanya enggak rusak, dibunuhlah anak itu. Cemburu enggak jelas dia sama anak ini," kata Rafles.

Polisi menggeledah kios pangkas rambut, lokasi Alisaba mencekik Aliando, anak kekasihnya pada Kamis (21/11/2019).
(TribunJakarta.com/ TribunMedan.com)
Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved