Masih Beredar Video Penemuan Anak, Bu RT di Cipayung Pastikan Sabila Sudah Bertemu Keluarganya

Ketika kecanggihan teknologi digunakan dengan baik, maka hasilnya akan bermanfaat untuk orang lain.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Fitriyah, Ibu RT 5/5 Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ketika kecanggihan teknologi digunakan dengan baik, maka hasilnya akan bermanfaat untuk orang lain.

Satu di antaranya ialah membantu anak yang hilang bertemu kembali dengan orang tua dan keluarganya.

Pasalnya pada seminggu lalu, tepatnya di hari Sabtu (16/11/2019), seorang anak perempuan yang diketahui bernama Sabila ditemukan sedang menangis seorang diri di Jalan Perintis, Cipayung, Jakarta Timur.

Selanjutnya, anak tersebut diserahkan kepada RT setempat yakni ke Ketua RT 5/5 Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur.

"Awalnya anak ini ditemukan oleh Om Aziz, kemudian dibawa ke sini sudah dalam keadaan nangis," kata Fitriyah, istri Ketua RT 5/5, Jumat (22/11/2019).

"Ditanya namanya enggak jawab, pokoknya cuma nangis sama nunjuk ke arah panti aja," sambungnya.

Eks Ketum Jakmania Minta Pemerintah dan PSSI Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Suporter di Malaysia

Masih dalam kondisi menangis, Fitriyah menggendong anak tersebut dan berkeliling jalan kaki ke tiap-tiap rumah kontrakan yang ada di wilayahnya.

"Di situ saya cuma mikir ini anak rumahnya masih sekitaran sini karena pakaiannya rapi dan rambutnya di kuncir, atau mungkin ditinggalin orang tuanya," ujarnya.

"Sebab saya sudah kelilingan kemana-mana enggak ada yang kenal sama ini anak. Padahal kondisi saat itu sudah ramai warga," sambungnya.

Tanpa menyerah, akhirnya Fitriyah sampai di depan Panti Bina Insan Bangun Daya 2 dan bertemu dengan petugas keamanan.

"Karena ini anak masih nangis dan nunjuk ke panti, saya bawa ke sana. Rupanya enggak kenal juga. Nah baru di situ divideoin sama satpam di situ dan akhirnya jadi viral," jelasnya.

Usai divideokan, Fitriyah kembali ke rumah dan mengajak anak tersebut berkeliling menggunakan motor bersama suaminya, Imin hingga ke pinggir tol kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

"Pas di motor anak ini diem. Senang kali ya diajak jalan-jalan, akhirnya saya tanya namanya siapa. Dia jawab Sabila. Saya tanya orang tuanya atau rumahnya dia belum ngerti. Akhirnya saya pulang lagi sama suami saya," katanya.

Ketika Sabila mulai tidak rewel, anak perempuan Fitriyah yang bernama Indah membujuk Sabila untuk jajan di warung depan agar Ibunya bisa bersih-bersih lebih dulu.

"Diajak keluar sama anak saya, karena kan kejadian pagi saya belum mandi, pas pukul 11.00 WIB anak saya pulang dari warung bilang kalau Sabila ditegor dan disapa 'Mei Mei' oleh anak kecil. Kemudian si Indah nyuruh anak tadi kasih tahu orang tuanya suruh ke rumah saya," jelasnya.

Hingga selang setengah jam kemudian atau sekira pukul 11.30 WIB datanglah seorang pria yang masih remaja.

Pria tersebut mengatakan bahwa Om dari Sabila dan berniat membawa Sabila pulang ke rumah.

"Di situ saya nanya rumahnya di mana, ternyata dia ngontrak di RT 7/5. Nah si Pak RT juga enggak tahu itu warganya karena enggak ada laporan. Sementara Ibunya Sabila ini kerja di Tanjung Priuk dan dia dititipkan dengan neneknya. Tapi saat Sabila hilang, neneknya sedang bekerja di panti. Makanya itu anak nunjuk ke panti aja," jelasnya.

Pihak RT Pastikan Sabila Sudah Dikembalikan

Selang seminggu, postingan hilangnya Sabila masih beredar di media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter.

Dalam postingan tersebut, Fitriyah yang mengenakan jilbab hitam mengatakan bagi yang merasa kehilangan anaknya dapat datang langsung ke kediamannya.

Akibat masih banyak beredar, Fitriyah memastikan bahwa anak tersebut sudah ditemukan oleh pihak keluarganya.

"Nah ini dia, postingan itu kan viral. Sampai hari ini juga banyak yang ngeshare. Ketika saya tahu tentunya saya akan balas dengan mengatakan anak itu sudah bertemu keluarganya dan tolong jangan dishare lagi videonya," ungkapnya.

Meskipun media sosial sangat membantu, tentunya Fitriyah ingin sekali postingan tersebut tak lagi tersebar luas.

Pasalnya, empat jam setelah Sabila hilang, pihak keluarganya datang dan mengambilnya.

"Ya saya maunya di stop aja jangan diahare lagi. Sebab anaknya juga sudah bersama keluarganya," lanjutnya.

Sempat Diminta Sejumlah Warga

Selepas ditemukan oleh satu diantara warga RT 5/5 Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, tentunya banyak warga yang berkerumun di kediaman ketua RT.

Apalagi usai video hilangnya anak tersebut menjadi viral di media sosial.

Banyaknya warga yang berkerumun, diakui Fitriyah ada saja segelintir yang meminta untuk mengasuh Sabila.

Sekira dua warga diakui Fitriyah datang meminta anak tersebut untuk mereka asuh.

"Ada dua yang ngomong sama saya mau minta ini anak. Kalau enggak ketemu orang tuanya katanya buat mereka aja karena enggak punya anak. Ya saya juga tahu prosesnya kan enggak mungkin sembarangan kasih. Alhamdulillahnya Sabila ketemu sama keluarganya," ucap mantan guru PAUD ini.

Berhubung ini kejadian pertama selama 10 tahun ia menjabat sebagai Ibu RT, Fitriyah mengaku kaget sekaligus menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran dalam menjaga anak.

"Ya ini sebenarnya jadi pelajaran untuk kita semua. Karena memang anak kecil kan enggak bisa asal dilihat saja. Ketika menjaga mereka, kita harus fokus memperhatikannya. Semoga ke depannya tak ada lagi kejadian seperti ini," tandasnya. (*)

 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved