Polisi Siap Menindak Pengguna Skuter Listrik yang Melanggar Aturan

Pengguna skuter listrik dapat dikatakan melanggar apabila melintas di trotoar, jalan raya, dan jembatan penyeberang orang (JPO).

Polisi Siap Menindak Pengguna Skuter Listrik yang Melanggar Aturan
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf saat ditemui di Spot Budaya Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, mengatakan pihak kepolisian siap menindak pengguna skuter listrik yang melanggar aturan.

Kata Yusuf, ada dua cara untuk menindak pengguna skuter listrik yang melanggar aturan.

Pertama, kata Yusuf, tindakan pertama yaitu represif non-yudisial.

"Maksudnya, kami tegur mereka (pengguna skuter listrik), kami suruh balik atau kembali masuk," ucap Yusuf, saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Eks Kapolsek Kebayoran Baru Tersandung Narkoba, Pernah Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha

Tindakan kedua, lanjutnya, pihak kepolisian bisa menindak dengan cara represif yudisial.

Kata Yusuf, tindakan kedua ini dapat dilakukan jika pengguna skuter listrik yang melanggar aturan ini tak kooperatif.

"Jadi, kami tindak dengan tindakan tegas. Misalnya, ditilang atau sebagainya," ujar Yusuf.

Pengguna skuter listrik dapat dikatakan melanggar apabila melintas di trotoar, jalan raya, dan jembatan penyeberang orang (JPO).

"Kalau yang di trototar itu penggunanya untuk pejalan kaki. Selain pejalan kaki, akan kami tindak. Jalur sepeda kan sudah jelas nih. Kan skuter listrik bukan sepeda," ucapnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved