Respon Polisi Soal Perkembangan Kasus Pelaku Spesialis Pembobol ATM di Jatinegara

Satu bulan sudah kasus pembobolan ATM di STMT Trisakti, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang kedua pelakunya sempat diamuk warga berlalu.

Respon Polisi Soal Perkembangan Kasus Pelaku Spesialis Pembobol ATM di Jatinegara
Tribunnews
Ilustrasi ATM. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Satu bulan sudah kasus pembobolan ATM di STMT Trisakti, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang kedua pelakunya sempat diamuk warga berlalu.

Namun hingga kini belum diketahui pasti perkembangan hasil penyidikan kasus dan apakah berkas perkara sudah dilimpah ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Pasalnya saat kedua pelaku diringkus Security kampus pada Jumat (11/10/2019) warga menduga ada pelaku yang berhasil melarikan diri.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan belum mengetahui pasti perkembangan kasus.

"Saya cek dulu pak, namun untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi ke Kanit Reskrim," kata Darmo saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2019).

Sayang upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Kanit Reskrim Polsek Jatinegara Iptu D.M Sagala juga tak membuahkan hasil pasti.

Sagala tak menjawab gamblang saat disinggung perkembangan hasil penyidikan dua tersangka yang diduga kerap beraksi di wilayah Jakarta Timur.

"Kasus kapan? Udah lama ya," ujar Sagala.

Sagala juga tak merespon saat dikonfirmasi apa perkara dilimpah ke tingkat Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

Pun apa berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Peneliti Berkas Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Begini Penjelasan Pengembang Tol Becakayu Soal Air Terjun Dadakan Muncul di Kalimalang Bekasi

Akhir Pekan Ini, Ada Tidung Aquathlon 2019 di Pulau Tidung

Padahal modus yang digunakan dua pelaku terbilang lihai, yakni memutus sambungan listrik CCTV ATM lalu menggasak uang.

Security kampus STMT Trisakti, Nana Sutriana yang memergoki pelaku menyebut pelaku sudah beberapa kali beraksi di Jakarta Timur.

“Di sini tuh yang saya tahu sudah 3 kali, yang sempat keambil uangnya satu kali sekitar Rp1,5 juta. Pelakunya sama, dari (rekaman) CCTV. Dari yang satu (pelaku) pernah memakai jaket gojek karena saya hafal dengan topinya,” kata Nana, Jumat (11/10/2019)

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved