Breaking News:

Senin 25 November 2019, Pengguna Skuter Listrik yang Melanggar Aturan Bakal Ditilang

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf akan menindak pengguna skuter listrik yang melanggar aturan mulai Senin (25/11/2019).

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pengguna otopet atau skuter listrik GrabWheels melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019). Dinas Perhubungan DKI berencana akan mengeluarkan regulasi penguna skuter listrik itu pada Desember 2019 mendatang, terkait adanya insiden kecelakaan di kawasan Senayan beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan pengguna skuter listrik meninggal dunia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf  akan menindak pengguna skuter listrik yang melanggar aturan mulai Senin (25/11/2019).

"Kami akan berlakukan mulai hari Senin tanggal 25 November 2019 di seluruh wilayah Jakarta," ujar Yusuf, saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Pengguna skuter listrik dapat dikatakan melanggar apabila melintas di trotoar, jalan raya, dan jembatan penyeberang orang (JPO).

"Kalau yang di trototar itu penggunanya untuk pejalan kaki. Selain pejalan kaki, akan kami tindak. Jalur sepeda kan sudah jelas nih. Kan skuter listrik bukan sepeda," ucapnya.

Jika ketahuan melanggar, kata Yusuf, polisi akan menegur pengguna skuter listrik.

"Jika sudah diperingatkan berkali-kali tapi masih melanggar, kami akan tindak dan sita kendaraan itu, kami berikan surat tilang, dan selanjutnya kami lakukan sesuai aturan yang berlaku," kata Yusuf.

Dua Cara Menindak Pengguna Skuter Listrik

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan) dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf (kiri), saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan) dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf (kiri), saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Kata Yusuf, ada dua cara untuk menindak pengguna skuter listrik yang melanggar aturan.

Pertama, tindakan represif non-yudisial.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved