Tanggapi Pergub Jalur Sepeda di Jakarta, Pemotor: Bagus, Tapi Denda Terlalu Berat

Pengendara motor ternyata turut mengapresiasi terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta tentang jalur sepeda.

Tanggapi Pergub Jalur Sepeda di Jakarta, Pemotor: Bagus, Tapi Denda Terlalu Berat
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Pengemudi ojek online, Eko (30), saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Pengendara motor ternyata turut mengapresiasi terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta tentang jalur sepeda.

Yudi Winarto (25), seorang pengemudi motor, mengatakan Pergub tersebut dapat membuat pesepeda tidak terganggu saat berkendara.

"Bagus sih, kalau memang tujuannya untuk memisahkan antara jalur sepeda dan kendaraan bermotor," kata Yudi saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Pesepeda di Jakarta Minta Semua Pengguna Jalan Patuhi Pergub Jalur Sepeda

Hal senada juga diutarakan Eko (30), seorang pengemudi ojek online (ojol).

Ia tak menampik bahwa selama ini jalur sepeda sering disalahgunakan oleh pemotor.

"Memang sudah seharusnya ada perbedaan jalur," ujar dia.

Meski demikian, keduanya mengaku keberatan dengan denda yang berlaku pada Pergub tersebut.

"Kalau saya bilang sih terlalu berat ya. Sementara kita pemotor fasilitas parkirnya sangat kurang," ucap Eko.

"Kalau kita nggak sengaja masuk sepeda atau menghindari kemacetan, kan sulit juga," tutur Yudi.

Kronologi Garuda Indonesia Mendarat Darurat di Halim Perdanakusuma, Penumpang Sempat Tak Boleh Turun

Pergub DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2019 tentang Penetapan Jalur Sepeda berlaku mulai hari ini, Jumat (22/11/2019).

Dengan terbitnya aturan itu, pelanggar yang menerobos jalur sepeda di atas trotoar maupun bahu jalan dengan marka garis putih utuh, bisa langsung ditindak.

Hal ini mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Dalam Pasal 284 dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda, bisa dikenakan denda Rp 500.000. (*)

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved