Breaking News:

Penjelasan Polisi Soal Remaja Tewas Diduga Habis Nobar Kemenangan Persita Tangerang

Polsek Jatiuwung mengatakan Suhendi tewas bukan karena nonton bareng (nobar) laga pertandingan Persita Tangerang melawan Sriwijaya FC.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Jenazah korban yang berada di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polsek Jatiuwung mengatakan Suhendi tewas bukan karena nonton bareng (nobar) laga pertandingan Persita Tangerang melawan Sriwijaya FC di laga semifinal Liga 2 2019 kemarin.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring mengatakan kalau remaja 16 tahun tersebut tewas karena aksi tawuran antar dua SMP di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Menurutnya aksi tawuran itu juga merupakan bentuk reuni antara sekolah SMP Suhendi terdahulu dengan SMP lainnya.

Pihak kepolisian pun sudah mengamankan dua rekan Suhendi yang pergi bersama korban sebelum berpamitan dari kediamannya di bilangan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Hingga saat ini dua rekan Suhendi itu masih dilakukan pemeriksaan dan Polsek Jatiuwung bersama Polsek Pasar Kemis masih mendalami kasus tersebut.

"Dua orang ini (rekan Suhendi) masih sebagai saksi, ini tawuran jadi tidak ada hubungannya dengan suporter. Jadi ada acara reuni dari salah satu sekolah mereka untuk merayakannya dalam bentuk kegiatan tauwarn," jelas Aditya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/11/2019).

Aditya mengatakan lantaran lokasi pembacokan berada di Kabupaten Tangerang, jajarannya akan berkoodinasi dengan Polsek Pasar Kemis.

Ia pun berjanji sesegera mungkin mengungkap kasus yang mendera Suhendi kemarin.

"Kami bersama sama Polsek Pasar Kemis akan menyelidiki dan mengungkap kejadian ini," singkat Aditya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved