Suporter Indonesia Dianiaya & Dituduh Teroris di Malaysia, Menkopolhukam Tempuh Langkah Diplomatik

Menurut Mahfud, pemerintah masih mendalami informasi yang beredar terkait adanya penahanan terhadap sejumlah suporter timnas sepak bola Indonesia.

Suporter Indonesia Dianiaya & Dituduh Teroris di Malaysia, Menkopolhukam Tempuh Langkah Diplomatik
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aksi suporter Timnas Indonesia yang memasuki lapangan pada ajang kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan M Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan menempuh langkah diplomatik jika ada suporter Indonesia yang ditahan di Malaysia.

Menurut Mahfud, pemerintah masih mendalami informasi yang beredar terkait adanya penahanan terhadap sejumlah suporter timnas sepak bola Indonesia oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

"Langkah diplomatik. Tetapi hari ini saya mendapatkan (informasi), katanya informasinya tidak akurat, tidak ada suporter yang ditahan, apalagi diduga teroris," kata Mahfud seusai berziarah ke makam presiden keempat RI Abdurrahman Wahid di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (23/11/2019).

Dia menjelaskan, insiden yang terjadi di Malaysia beberapa hari lalu sudah menyangkut urusan antarnegara.

Mahfud MD
Mahfud MD (KOMPAS.com/Indra Akuntono)

Sebagai negara yang sama-sama berdaulat, menurut Mahfud, ada aturan hubungan internasional yang harus dihormati antara Indonesia dan Malaysia.

Apabila ada warga Indonesia yang menghadapi perkara di luar negeri, Indonesia harus tunduk pada aturan internasional.

"Nanti kita lihat perkembangannya. Tentu langkah diplomatik yang bisa dilakukan karena ini menyangkut warga negara Indonesia di negara orang lain. Maka, harusnya langkah diplomatik dan itu sedang ditempuh," kata dia.

Mahfud MD mengatakan, sikap dan kebijakan yang akan diambil tidak bisa terburu-buru dan tetap harus tetap berada pada koridor aturan internasional.

Dilansir dari situs resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), lembaga tersebut sudah melaporkan semua insiden yang terkait dengan pertandingan sepak bola Indonesia vs Malaysia saat laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

PSSI telah berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia terkait insiden pemukulan yang terjadi pada 18 November 2019.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved