Tema Reuni 212, Sindir Sukmawati Agar Tak Singgung Masalah Agama

Ketua Panitia Reuni jemaah 212, Awit Masyhuri, mengatakan tema acara pada 2 Desember 2019 mendatang yakni Doa Keselamatan Negeri.

Tema Reuni 212, Sindir Sukmawati Agar Tak Singgung Masalah Agama
Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Para peserta aksi 212 melintas di gedung Bawaslu RI pada Sabtu (29/9/2019) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Panitia Reuni jemaah 212, Awit Masyhuri, mengatakan tema acara pada 2 Desember 2019 mendatang yakni Doa Keselamatan Negeri.

Nantinya, kata dia, acara reuni 212 menjadwalkan kegiatan doa untuk negara Indonesia agar dilindungi dari penista agama.

"Kami tolak penista agama. Sebab penistaan agama masih terjadi lagi. Jadi jangan lagi menyinggung masalah agama. Agama apapun tidak boleh dinistakan," ujar Awit saat dihubungi wartawan, Sabtu (23/11/2019).

Terkhusus, lanjutnya, untuk insiden video viral Sukmawati Soekarnoputri yang membahas soal Nabi Muhammad SAW dengan Presiden Indonesia pertama, Soekarno.

Pada acara reuni jemaah 212 nanti, sambungnya, akan menghadirkan penceramah yang berceramah soal isu tersebut.

"Mungkin ada penceramah atau tausiah untuk mengingatkan agar tidak lagi berbicara mengarah ke sana. Sebab ini kan luar biasa. Dari berbagai wilayah, di luar wilayah banyak yang turun demo untuk kasus Sukmawati," ujarnya.

Panitia Sebut Jutaan Jemaah 212 akan Reuni di Monas pada 2 Desember 2019

Ketua Panitia Reuni 212, Awit Masyhuri mengatakan jutaan jemaah 212 akan reuni di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2019).

"(Satu jutaan cukup), yang penting kami jaga persatuan umat Islam dan persatuan bangsa Indonesia," kata Awit, sapaannya, saat dihubungi Wartawan, Sabtu (23/11/2019).

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved