Baru Dilantik, 50% Pengurus Partai Gelora Banten Mantan Kader PKS

Pengurus DPW Gelora Banten yang baru dideklarasikan, 50%-nya mantan kader PKS

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA DUA - Lahirnya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia besutan Fahri Hamzah dan Anis Matta, ternyata tidak bisa lepas dari mantan partai mereka, PKS.

Hal itu terlihat dari postur pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gelora Banten yang baru dideklarasikan, 50%-nya mantan kader PKS.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPW Gelora Banten, Junaidi Fajri yang diwawancara usai pelantikan itu di Lemo Hotel, Jalan Raya Legok, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (24/11/2019).

"Kami tidak pungkiri ada juga lah yang mantan-mantan pengurus PKS yang mau bergabung dengan kami, kami welcome," ujar Junaidi.

Junaidi menambahkan, "Kita tidak pungkiri ya, kurang lebih ada 50%, karena teman-teman yang sudah berpengalaman."

Banyaknya kader PKS yang beralih ke Gelora seperti dua pendirinya bukan karena diajak secara khusus, melainkan karena tertarik ide yang ditawarkan.

"Tidak sengaja menarik. Mereka yang tertarik dengan kita, terutama ide-ide Pak Annis Mata dan Pak Fahri Hamzah, mereka memiliki ide yang cemerlang. Artinya dengan narasi yang dibawakan mereka tertarik," jelasnya.

Hadir juga dalam pelantika dan deklarasi Gelora Banten itu, Fahri Hamzah.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gelora itu mengatakan, partainya mengedepankan semangat kolaborasi dalam membangun bangsa Indonesia.

"Partai Gelombang Rakyat Indonesia ini intinya adalah kolaborasi, supaya kita semua membaca apa yang terbaik bagi masyarakat, sehingga itulah yang kita buat ke depan bersama," ujar Fahri.

Setelah melantik pengurus DPW Bante dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kota dan kabupaten di Banten, Gelora akan lanjut membuat struktur kepengurusan di tingkat kecamatan dan kelurahan atau desa.

"Banten juga demikian, kita bersyukur hari ini struktur tingkat duanya sudah lengkap, tinggal masuk ke kecamatan bahkan desa," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved