Bocah 14 Tahun Alami Pengeriputan Otak

Anaknya Terkena Pengeriputan Otak, Sang Ibu Jual Laptop hingga Motor untuk Biaya Pengobatan

Bahkan, belum lama ini ia juga menggadaikan satu ponselnya lantaran menunggak biaya listrik selama tiga bulan.

Anaknya Terkena Pengeriputan Otak, Sang Ibu Jual Laptop hingga Motor untuk Biaya Pengobatan
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Puji Utami (48), ibunda Panggah Jalu Pawane (14) yang terkena penyakit pengeriputan otak, saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Puji Utami (48) harus hidup dalam kondisi serba terbatas sejak anak bungsunya, Panggah Jalu Pawane (14), menderita sakit pengeriputan otak.

Ia terpaksa menjual sejumlah barang-barang berharga untuk biaya pengobatan anaknya.

"Kamera, laptop, motor sudah saya jual buat biaya berobat," kata Puji saat ditemui di rumahnya di Jalan Swadaya 1, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

Bahkan, belum lama ini ia juga menggadaikan satu ponselnya lantaran menunggak biaya listrik selama tiga bulan.

"Digadai dapat Rp 1 juta. Buat bayar listrik tiga bulan Rp 600 ribu. Sisanya buat sambung hidup lah," ujarnya.

Puji mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp 350 ribu untuk biaya terapi anaknya per bulan.

Belum lagi sereal dan susu untuk nutrisi Panggah. Di sisi lain, penghasilannya selama sebulan hanya Rp 1,3 juta.

"Saya buruh cuci dan setrika di daerah Kuningan. Ongkos jalan buat ke sana juga lumayan," ucap Puji.

Pembangunan Hotel di Taman Ismail Marzuki, Pihak Jakpro Bantah Opini dari Fraksi PDIP

Tubuh Panggah tampak sangat kurus dan kaku. Terlihat selang kecil memasuki lubang hidungnya.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved