Butuh Dua Pekan, Polisi Temukan Identitas Pelaku Pembobolan Kantor Katadata di Jakarta Selatan

Polisi tangkap pelaku pembobolan kantor perusahaan media Katadata.co.id di Rukan Permata Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Butuh Dua Pekan, Polisi Temukan Identitas Pelaku Pembobolan Kantor Katadata di Jakarta Selatan
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Mesin pemindai jari di kantor Katadata yang dibobol maling di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Setelah hampir dua pekan proses penyelidikan, pihak kepolisian akhirnya telah mengantongi identitas pelaku pembobolan kantor perusahaan media Katadata.co.id di Rukan Permata Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hal itu dikatakan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kebayoran Lama Iptu Sudarto.

"Ya Insya Allah sudah ada (identitas pelaku)," kata Sudarto saat dihubungi, Selasa (26/11/2019).

Namun, ia belum bisa membeberkan jumlah dan modus pelaku yang terlibat kasus pembobolan ini.

"Nanti lah, penyelidikannya belum selesai," ujarnya.

Kisah Najil, Berjuang Jalan Kaki Jual Lukisan Ikan Koi Keliling Pasar Minggu Hingga Bahunya Sakit

Sebelumnya, Chief Operation Officer PT Katadata Indonesia Ade Wahyudi mengatakan, pembobolan itu diduga terjadi pada Sabtu (16/11/2019) malam.

"Peristiwa ini baru diketahui petugas keamanan internal Katadata pada Senin (18/11/2019) pukul 05.00," kata Ade dalam keterangan tertulisnya.

Ketika itu, lanjut dia, petugas keamanan Katadata melihat pintu kantor terkunci dengan borgol. Padahal, biasanya pintu kantor dikunci menggunakan rantai dan gembok.

"Belakangan diketahui borgol itu dipasang petugas keamanan rukan pada Sabtu malam karena melihat pintu kantor terbuka. Tapi temuan ini tidak diinformasikan ke pihak Katadata," ujarnya.

DPRD DKI Jakarta Sebut Dana Rp1,8 Triliun Sudah Cair Untuk Pembangunan Hotel di Taman Ismail Marzuki

Pembobolan ini mengakibatkan pihak Katadata kehilangan sejumlah perangkat kerja dan produksi berupa beberapa unit komputer.

"Sembilan unit komputer Apple iMac hilang, berikut satu unit monitor dan PC. Selain itu, tempat penyimpanan kamera dirusak dan laci-laci dibongkar," tutur Ade. (*)

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved