DPRD DKI Jakarta Sebut Dana Rp1,8 Triliun Sudah Cair Untuk Pembangunan Hotel di Taman Ismail Marzuki

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mengatakan pembangunan hotel di Taman Ismail Marzuki (TIM) tak mungkin disetop.

DPRD DKI Jakarta Sebut Dana Rp1,8 Triliun Sudah Cair Untuk Pembangunan Hotel di Taman Ismail Marzuki
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Situasi rapat paripurna perdana anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mengatakan pembangunan hotel di Taman Ismail Marzuki (TIM) tak mungkin disetop.

Sebabnya, kata dia, penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 1,8 triliunan telah disalurkan untuk proyek tersebut.

"Tidak mungkin kami stop yang sudah direncanakan," ujar Pandapotan, sapaannya, saat meninjau ke lahan pembangunan hotel di TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).

"Sementara PMD pun sudah sempat kami salurkan," sambungnya.

Jasad Warga Cibubur yang Ditemukan di Kali Cipinang Diduga Tewas Sejak Senin Malam

Pihak PT Jakpro sebagai perusahaan yang menangani revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), memastikan pembangunan hotel juga tetap dilakukan di sana.

Sebabnya, menurut dia, pihaknya sudah melewati waktu begitu lama ihwal fokus pembangunan hotel tersebut.

"Jadi gini, semua yang kemudian digabungkan dalam desain, itu sudah melalui tahapan panjang," ucap Hani, saat dihubungi Wartawan, Senin (25/11/2019).

"Termasuk dengan para representasi pembuat karya seni," sambungnya.

Artinya, sambung Hani, polemik atau perdebatan ihwal masalah pembangunan hotel di TIM, selesai.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved