Dua Petugas Satpol yang Diduga Bobol ATM Hingga Puluhan Miliar Tetap Mendapat Gaji

Meski dibebastugaskan dari pekerjaannya akibat merugikan Bank DKI puluhan miliar, namun dua orang oknum Satpol PP itu ternyata masih menerima gaji

Dua Petugas Satpol yang Diduga Bobol ATM Hingga Puluhan Miliar Tetap Mendapat Gaji
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI telah menindak tegas 12 orang petugas Satpol PP yang diduga terlibat kasus pembobolan ATM yang merugikan Bank DKI hingga miliaran rupiah.

Bahkan, sebanyak 10 orang diantarannya yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT) telah dipecat.

Sementara itu, dua orang oknum Satpol PP lainnya yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dibebastugaskan untuk sementara waktu.

Meski dibebastugaskan dari pekerjaannya akibat merugikan Bank DKI puluhan miliar, namun dua orang oknum Satpol PP itu ternyata masih menerima gaji sebagai ASN.

"Ketentuannya kalau pemberhentian sementara itu hanya diberikan gaji pokok," ucap Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, Selasa (26/11/2019).

Meski tak menyebut identitas kedua oknum Satpol PP ASN yang terlibat kasus dugaan pembobolan itu, Arifin mengatakan kedua pelaku selama ini bertugas di Pemkot Jakarta Timur dan di tingkat provinsi.

"Keduanya staf biasa, bukan pejabat Satpol PP. Satu tugas di Jakarta Timur dan satu lagi di provinsi," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota Satpol PP diduga melakukan tindak kriminal dengan melakukan pembobolan ATM.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut, kasus ini bermula saat beberapa orang petugas Satpol PP melakukan penarikan tunai di ATM, namun saldo tabungan mereka tidak berkurang.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved