Kesal Dimaki-maki Penjamin Utang Ditagih Rentenir, Pria Pengangguran Tusuk Pasutri di Koja

Peristiwa tersebut berawal ketika Cipta memiliki utang kepada rentenir dan yang menjadi penjaminnya adalah para korban.

Kesal Dimaki-maki Penjamin Utang Ditagih Rentenir, Pria Pengangguran Tusuk Pasutri di Koja
Shutterstock
Ilustrasi penusukan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Cipta Dei Laksono (25) ditangkap aparat Polsek Koja usai menusuk pasangan suami istri di Jalan Dukuh Barat, Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara.

Korban, Sumaryadi (30) dan Elly Warda (29), ditusuk terkait masalah utang.

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andry Suharto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam.

Awalnya, Cipta memiliki utang kepada rentenir dan yang menjadi penjaminnya adalah para korban.

"Karena tersangka tak kunjung membayar utang kepada renternir, maka para korban menagihnya untuk bertanggung jawab atas pinjamannya," jelas Andry, Selasa (27/11/2019).

Sabtu malam, saat menagih uang dari tersangka, kedua korban sempat memaki-makinya di depan saksi bernama Wulan yang merupakan kekasihnya.

Cipta pun kesal dan mengajak pasutri tersebut beserta saksi ke rumah rentenir.

Di tengah jalan, Cipta berpura-pura akan kencing dan meminta Sumaryadi untuk memberhentikan motornya.

"Saat korban 1 (Sumaryadi) lengah, maka tersangka langsung mengambil kepala sabuk berbentuk pisau dan ditusukkan kepadanya," kata Andry.

Melihat suaminya ditusuk, Elly berupaya menjauhkan tersangka. Namun, dirinya malah ditusuk hingga mengalami 18 luka tusukan.

Penusukan ini pun dilaporkan ke Polsek Koja dan penangkapan terhadap Cipta berlangsung hanya 2,5 jam setelah kejadian.

"Tersangka ditangkap di Matraman, Jakarta Timur dan selanjutnya diamankan ke Polsek Koja guna penyidikan lebih lanjut," ucap Andry.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Sementara itu kedua korban selamat meskipun sempat menjalani perawatan lantaran mengalami luka tusukan. (*)

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved