Minta Detail RAPBD Tangsel 2020, PSI Minta Seluruh Dinas Kurangi Biaya Sewa untuk Penghematan

Fraksi PSI DPRD Tangsel memberikan catatannya terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tangsel 2020.

Minta Detail RAPBD Tangsel 2020, PSI Minta Seluruh Dinas Kurangi Biaya Sewa untuk Penghematan
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), di Gedung DPRD Tangsel, Setu, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan catatannya terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tangsel 2020.

Sebelumnya PSI sempat meminta detail anggaran pada saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Setelahnya, fraksi PSI itu juga meminta agar pengesahan RAPBD ditunda dari Kamis (21/11/2019) menjadi hari ini, Senin (25/11/2019).

Namun PSI tidak mendapatkan temuan anggaran yang janggal.

Dalam konferensi pers itu, Ketua fraksi PSI, Ferdiansyah hanya menyampaikan apresiasi terhadap penundaan pengesahan RAPBD itu.

Selain itu, Ferdiansyah juga meminta agar Pemkot Tangsel lebih dini dalam menyampaikan detail anggaran pada pembahasan RAPBD tahun berikutnya.

"Meminta kepada pemerintah kota Tangerang Selatan untuk dapat lebih maksimal dalam persiapan pembahasan anggaran ini. Persiapan dalam artian, Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) harus dapat diberikan jauh-jauh hari sebelum dilakukannya pembahasan anggaran," ujar Ferdiansyah di Gedung DPRD Tangsel, Setu, Senin (25/11/2019).

PSI juga memberikan sejumlah catatan hasil membaca rencana anggaran itu.

"Meminta kepada seluruh dinas untuk mengurangi segala jenis bentuk sewa untuk penghematan jangka panjang. Seperti misalnya sewa kantor, sewa gudang, sewa kursi untuk acara-acara dinas, sewa sound system dan segala bentuk sewa lain," jelasnya.

Fediansyah menggarisbawahi hal dana hibah Bansos dan dana apresiasi yang dianggarkan.

Poin terakhir adalah PSI memastikan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 menggunakan sistem online 100 persen.

Selingkuh Dibalas Selingkuh, Istri Kirim Foto Tak Senonoh ke Pria Lain, Suami Berduaan Mahasiswi

Reaksi Ayu Ting Ting Dianggap Meniru Gaya Nagita Slavina Istri Raffi Ahmad

Saat ditanya mengenai temuan, anggota fraksi PSI, Aji Bromokusumo mengatakan, pertanyaan itu sudah dijawab pada konferensi pers sebelumnya.

TribunJakarta.com mencatat keterangan Aji sebelumnya, bahwa hasil penelisikan detail anggaran, PSI nihil temuan anggaran janggal.

"Makanya kalau fantastis ya enggak. Makanya saya tadi bilang enggak ada beli ember 100 M," ujar Aji pada Rabu (20/11/2019).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved