Remaja Korban Penusukan di TPU Prumpung Enggan Buat Laporan ke Polisi

Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan Rio tetap enggan membuat laporan saat dibawa ke Polsek Jatinegara kemarin malam.

Remaja Korban Penusukan di TPU Prumpung Enggan Buat Laporan ke Polisi
ISTIMEWA
Rio (16) saat diselamatkan warga ke kantor pengelola TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (25/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Nasib malang jadi korban pengeroyokan yang dialami Rio (16) saat ingin menemui seorang gadis di TPU Prumpung pada Senin (25/11/2019) tak membuatnya menempuh jalur hukum.

Meski sudah dipukuli, ditusuk, dan ditelanjangi, Rio justru enggan melaporkan tiga remaja pria yang mengeroyoknya ke polisi.

Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan Rio tetap enggan membuat laporan saat dibawa ke Polsek Jatinegara kemarin malam.

"Korban belum mau bikin laporan. Sampai sore hari ini juga tidak ada laporan penganiayaan yang masuk ke meja saya," kata Darmo di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (26/11/2019).

Saat dibawa ke Mapolsek Jatinegara untuk memberi keterangan, Rio sebenarnya sudah diminta membuat laporan.

Namun remaja yang mengaku asal Kelurahan Pisangan itu tetap enggan membuat laporan karena alasan pribadi yang enggan disebut.

"Korban enggak ngomong alasannya kenapa menolak bikin laporan. Dari piket SPK mengatakan belum mau bikin laporan," ujarnya.

Jadwal PUBG Mobile PMCO Fall Split Global Final, Bigetron RA Hadapi 15 Tim Terbaik Dunia di Malaysia

Anggota Geng Motor yang Bacok Korbannya di Sunter Masih Duduk di Bangku SMP

Pengeroyokan yang dialami Rio sendiri berawal saat hendak menemui seorang gadis yang dikenalnya lewat jejaring Facebook.

Rio yang menderita enam luka tusuk awalnya datang bersama seorang temannya ke SPBU dekat TPU Prumpung tempat lokasi pertemuan.

Namun sang gadis menolak bila perjumpaan pertama mereka dihadiri orang ketiga sehingga Rio meminta temannya pergi.

Namun tak lama temannya pergi, Rio dihampiri tiga remaja pria tak dikenal dan langsung dibawa ke TPU Prumpung lalu dikeroyok.

"Dia (Rio) bilangnya ditusuk di bagian bagian hidung, kuping, jidat, dagu, perut, dan tangan. Ditusuknya pakai kunci motor dan pisau kecil begitu, memang darahnya banyak," kata Ketua RW 03 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Sopan Purnomo.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved