RS Polri Kramat Jati Telusuri Sebab Kematian Hakim PN Jakarta Timur yang Meninggal di Dalam Mobil

Jasad Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Tri Hadi Budisatrio (64) yang tewas dalam mobilnya dibawa petugas ke RS Polri Kramat Jati.

RS Polri Kramat Jati Telusuri Sebab Kematian Hakim PN Jakarta Timur yang Meninggal di Dalam Mobil
Net
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jasad Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Tri Hadi Budisatrio (64) yang tewas dalam mobilnya dibawa petugas ke RS Polri Kramat Jati.

Setibanya di RS Polri sekira pukul 17.30 WIB, jasad Tri yang terbujur di kursi kemudi mobil Honda Jazz berpelat B 1454 EB dibawa ke ruang Instalasi Forensik.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan jasad Tri nantinya bakal diperiksa guna memastikan sebab kematian.

"Kemungkinan besar sakit jantung, tapi kami belum bisa memastikan. Karena baru akan melakukan pemeriksaan," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Selasa (26/11/2019).

Marko Simic Cetak 24 dari 34 Gol Persija Jakarta di Liga 1 2019, Ini Pemain yang Cetak 10 Gol Sisa

Dugaan Tri meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya didasari dari hasil pemeriksaan petugas medis ambulans.

Perihal kemungkinan Tri tewas akibat keracunan gas karena saat ditemukan pintu mobil dalam keadaan tertutup dan mesin menyala.

Edy menuturkan perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk dapat memastikan hal tersebut, namun dia menyebut sejumlah ciri korban keracunan gas dalam mobil.

"Kalau keracunan, penampakan jenazahnya merah muda cerah. Tapi nanti saya lihat dulu jasadnya, harus dilakukan pemeriksaan lebih dulu," ujarnya.

Tim dokter forensik RS Polri kini menunggu persetujuan keluarga Tri dan permintaan penyidik Unit Reskrim Polsek Cakung guna melakukan visum dan autopsi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved