3 Manajemennya Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Persikasi Bekasi Termotivasi di Liga 3 Regional Jawa

Pelatih Persikasi Bekasi, Rici Vauzi turut buka suara menanggapi tuduhan match fixing yang melibatkan timnya di Liga 3 Jawa Barat 2019.

3 Manajemennya Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Persikasi Bekasi Termotivasi di Liga 3 Regional Jawa
ISTIMEWA/Persikasi
Para pemain Persikasi Bekasi berfoto bersama dengan official tim setelah menjalani pertandingan final Liga 3 regional Jawa Barat, Minggu (10/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih Persikasi Bekasi, Rici Vauzi turut buka suara menanggapi tuduhan match fixing yang melibatkan timnya di Liga 3 Jawa Barat 2019.

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola telah menangkap enam orang yang diduga terlibat melakukan tindakan penyuapan dan pengaturan skor di pertandingan Liga 3 Jawa Barat antara Perses Sumedang menghadapi Persikasi Bekasi.

Tiga dari enam orang yang ditangkap Satgas Anti Mafia Bola yakni BTR, HR, SHB merupakan pengurus dan manajemen klub Persikasi Bekasi.

Harapan Edson Tavares Terwujud di Laga Persija Jakarta Vs Persipura Pekan Ke-29 Liga 1 2019

Sebagai seorang pelatih, Rici Vauzi mengaku geram dengan tuduhan yang dialamatkan kepada tim Persikasi Bekasi.

Keberhasilan tim Laskar Bendo Item meraih predikat runner up dan lolos ke Liga 3 Regional Jawa dinilai karena kerja keras seluruh pemain di lapangan.

Saat ini, tim pelatih Persikasi Bekasi berupaya meyakinkan kepada seluruh pemain untuk tidak terpengaruh dengan berita buruk tersebut.

"Yang pasti kita tim pelatih perlu meyakinkan kepada semua pemain kalau keberhasilan kita bisa sampai Liga 3 regional Jawa memang karena kita berkualitas," kata Rici Vauzi kepada TribunJakarta, Rabu (27/11/2019).

Menurut Rici, adanya kabar tersebut membuat pemain dan tim pelatih Persikasi termotivasi menjawab tuduhan tersebut.

"Ini justru semakin memotivasi kita untuk kasih lihat ke semuanya kalau kita memang tim yang berkualitas," tutur Rici Vauzi.

"Tim ini kuat karena para pemainya yang berjuang keras disetiap latihan maupun pertandingnya," sambungnya.

Persija Jakarta Cetak 34 Gol di Liga 1 2019, Termasuk Marko Simic, Hanya 7 Pemain yang Cetak Gol

Seperti diketahui, Keenam orang yang ditangkap Satgas Anti Mafia Bola adalah DSP (Wasit utama), BTR dan HR (Manajemen Persikasi), MR (perantara), SHB (Manajer tim Persikasi) dan DS (Komisi Penugasan Wasit ASPROV PSSI Jawa Barat).

Mereka terjerat dalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU No. 11 Tahun 1980 dan atau Pasal 55 KUHP.

Proses penangkapan itu dipimpin oleh Dirreskrimum PMJ selaku Kasubsatgas Gakkum AMB Kombes Pol Suyudi Aryo Seto, Wadirreskrimum PMJ AKBP Dedi Murti Kasubdit Kamneg, Kompol Dwi Asih Wiyatputera dan Tim Subdit Kamneg Ditreskrimum PMJ.

Saat ini, keenam orang yang ditangkap masih ditahan dan tengah diperiksa di Polda Metro Jaya. (*)

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved