Diduga Terlilit Utang, Karyawan Minimarket Nekat Gantung Diri di Kamar Kos Kawasan Cengkareng

Karyawan minimarkat ini pertama kali yang nemuinnya teman kerjanya, diduga karena terlilit utang hingga gantung diri di cengkareng.

Diduga Terlilit Utang, Karyawan Minimarket Nekat Gantung Diri di Kamar Kos Kawasan Cengkareng
TOTO SIHONO
Ilustrasi gantung diri. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Warga Jalan Haji Muchtar, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat malam tadi digegerkan dengan ditemukannya salah satu penghuni indekost berinisial SD (21) yang tewas gantung diri.

SD pertama kali ditemukan oleh rekannya yang curiga lantaran sudah dua hari pria asal Pemalang, Jawa Tengah itu tak bisa dihubungi dan tak masuk kerja.

Sebelumnya, warga sekitar memang sudah mencium bau tak  sedap dari dalam kamar indekost SD.

Beberapa Kali Coba Bunuh Diri, Kakek di Cimanggis Kota Depok Gantung Diri di Toren Air

Adapun SD merupakan seorang karyawan minimarket

"Korban ini karyawan minimarkat. Pertama kali yang menemukan teman kerjanya karena korban sudah dua hari enggak kerja," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (27/11/2019).

Khoiri yang juga evakuasi SD di lokasi mengatakan, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran terlilit utang.

SD kemudian nekat mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali tambang dan kabel listrik.

"Dugaan sementaranya karena yang bersangkutan punya utang dan tak mampu membayar. Namun untuk kepentingan lebih lanjut, jenazah korban kami bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum," kata Khoiri.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved