Kasus Pencabulan

Pedagang Cilor Cabuli Bocah di Cengkareng, Ketua RT: Lokasinya Depan Sekolah, Korban Bukan Siswi SD

Ketua RT 11 RW 14, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Nini menegaskan bahwa tiga korban pencabulan yang dilakukan pedagang cilor bernama Yadi Suwardi

Pedagang Cilor Cabuli Bocah di Cengkareng, Ketua RT: Lokasinya Depan Sekolah, Korban Bukan Siswi SD
ISTIMEWA
Yadi, pedagang cilor yang lakukan pencabulan kepada tiga siswi SD saat diamankan polisi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Ketua RT 11 RW 14, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Nini menegaskan bahwa tiga korban pencabulan yang dilakukan pedagang cilor bernama Yadi Suwardi (34) bukanlah siswi SD.

"Kejadiannya itu memang di depan SD, tapi korbannya bukan siswi SD. Saya juga enggak tahu korbannya itu orang mana karena pas saya kesana sudah ramai orang," kata Nini ditemui di rumahnya, Rabu (27/11/2019).

Nini mengatakan saat kejadian kemarin siang, ia langsung menghubungi Binmas Kelurahan Kapuk untuk segera mengamankan pelaku yang bersembunyi di sebuah gedung depan sekolah SD.

"Pas ramai itu saya langung telpon Pak Binmas. Enggak berapa lama langsung datang ke lokasi dan amankan pelaku itu," kata Nini.

Sementara itu, salah satu pedagang yang berjualan di depan SD tersebut menyebut bahwa korban dari pencabulan Yadi berjumlah tiga orang.

Dari ketiga korban pencabulan itu, ia menyebut salah satunya merupakan anak dari pedagang susu kacang yang juga berjualan di depan sekolah.

"Korbannya itu bukan siswi SD. Tapi kebetulan orangtuanya lagi jemput kakaknya dan anaknya itu main disini (lokasi depan sekolah) nah saya juga enggak tahu gimana kejadiannya tahu-tahu sudah ramai," ujar Atik, salah satu pedagang.

Hal senada disampaikan salah satu guru sekolah tersebut yang menegaskan kejadian pencabulan itu bukan terjadi di lingkungan sekolah.

"Itu kejadiannya diluar, enggak ada hubungannya sama sekolah," ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved