Suporter Sesalkan Dugaan Pengaturan Skor Dilakukan Manajemen Persikasi Kabupaten Bekasi di Liga 3

Satgas Antimafia Bola Polri menangkap enam orang terkait dugaan pengaturan skor laga Liga 3 antara Persikasi Kabupaten Bekasi melawan Perses Sumedang.

Suporter Sesalkan Dugaan Pengaturan Skor Dilakukan Manajemen Persikasi Kabupaten Bekasi di Liga 3
Istimewa/Persikasi Fans
Suporter Persikasi Kabupaten Bekasi saat awayday di Sumedang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Satgas Antimafia Bola Polri menangkap enam orang terkait dugaan pengaturan skor laga Liga 3 antara Persikasi Kabupaten Bekasi melawan Perses Sumedang, Rabu (6/11/2019).

Tiga dari enam terduga pelaku yang ditangkap Satgas Antimafia Bola Polri merupakan pengurus manajemen klub Persikasi Kabupaten Bekasi yakni, BTR, HR dan SHB.

Sementara tiga terduga lainnya yakni DSP, MR dan DS merupakan perantara hingga pengawas pertandingan.

Ketua Persikasi Kabupaten Bekasi Fans, Muhammad Irfan Aples, mengatakan, kabar dugaan pengaturan skor ini merupakan hinaan bagi sepak bola Kabupaten Bekasi.

Padahal, prestasi Persikasi di Liga 3 2019 tengah dirintis untuk kembali mendapat simpati publik khusus warga Kabupaten Bekasi.

"Ya ini suatu hinaan kita bilang buat kita sendiri, ini bener-bener kecewa atas kejadian ini," kata pria yang akrab disapa Aples kepada TribunJakarta.com, Rabu, (27/11/2019).

3 Manajemennya Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Persikasi Bekasi Termotivasi di Liga 3 Regional Jawa

Aples dan ribuan suporter Persikasi Fans lainnya mengaku tidak tahu sama sekali bencana besar ini bakal menimpa klub kebanggaannya.

Padahal, saat menyaksikan laga yang diduga terdapat pengaturan skor melawan Perses Sumedang, tidak nampak ada tanda-tanda kejanggalan.

"Kita menang 3-2 di sana, kalau saya bilang pertandingan berjalan seperti normal bahkan pelanggaran-pelanggaran pemain kita juga sempet kena kartu merah Reza Herlangga, ya adapun gol-golnya kita lihat ril gitu, makanya kita dengar kabar kaya gitu terkejut juga," tegas dia.

Mantan Striker Persija Jakarta Absen Buat Klub Liga Eropa Ini Mandul, Bandingkan dengan Marko Simic

Dia yakin jika dugaan kasus pengaturan skor benar terjadi, pemain dan jajaran pelatih tidak akan mungkin terlibat.

Sebab, selama gelaran Liga 3 2019, tim yang bermarkas di Stasion Wibawa Mukti Cikarang itu memperlihatkan permainan yang apik.

"Kita lihat Persikasi hari ini tanpa dibantu wasit atau pengaturan skor juga kita mampu menyelesaikan laga-laga akhir dengan bagus," tuturnya. (*)

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved