Pengusaha Ciputra Meninggal

Anak Didik Ceritakan Pengalaman Berharga Bersama Ciputra, Pernah Diminta Sejahterakan Mantan PSK

Tanan Herwandi Antonius, anak didik mendiang Ir Ciputra sempat diminta sejahterakan mantan PSK.

TribunJakarta.com/ Annas Furqon Hakim
Tanan Herwandi Antonius (kanan) saat menceritakan pengalamannya bersama mendiang Ir Ciputra di Ciputra Artpreneur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Tanan Herwandi Antonius, anak didik mendiang Ir Ciputra yang kini menduduki posisi Managing Director Ciputra Group, menceritakan pengalaman berharganya bersama sang mentor.

Suatu hari, Antonius pernah dipanggil oleh Ciputra. Tak disangka, ia ternyata diminta untuk melatih mantan pekerja seks komersial (PSK).

Antonius pun terkejut dengan permintaan Ciputra. Ketika pertama kali mendengar permintaan itu, ia mengaku tidak tahu harus berbuat apa.

"Dia mengatakan, Antonius kamu harus bisa melatih orang paling hina di Indonesia. Saya terkejut," ujar Antonius mengenang pengalaman itu, pada konferensi pers di Ciputra Artpreneur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

"Lalu dia mengatakan kamu harus bisa membantu melalui entrepreneurship mantan PSK yang sudah tua, perhatikan masa depan mereka," tambahnya.

Ciputra, sebut Antonius, membicarakan permintaan itu berkali-kali. Dari situ, ia merasa permintaan tersebut sangat penting bagi Ciputra.

"Rakyat jelata dan orang-orang menderita ada di hati beliau," ucap Antonius.

Singkat cerita, Antonius akhirnya berhasil memenuhi keinginan Ciputra pada 2014.

Setelah Pemerintah Kota Surabaya menutup lokalisasi Dupak Bangunsari, Ciputra Group melatih para mantan PSK-nya.

"Itu pengalaman luar biasa. Kami melihat ada harapan baru bagi mereka (mantan PSK)," tuturnya.

Daftar HP Oppo yang Mendapat Android 10 dan Jadwalnya, Kamera Mirrorless Termungil Dijual Rp 8 Juta

Korban Terduga Gantung Diri di Kantor OJK Sempat Dibawa ke RSCM, Kini Jasad MD di Rumah Duka

Ciputra kini telah tiada. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (27/11/2019) pukul 01.05 waktu Singapura.

Sejak kemarin, jenazahnya disemayamkan di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Setiabudi.

"Jenazah ayah kami tiba dari Singapura sekitar pukul 23.00," tutur Rina Ciputra Sastrawinata, anak pertama Ciputra.

Jenazah Ciputra bakal dikebumikan di pemakaman keluarga di Desa Sukamaju, Jonggol, Jawa Barat, Kamis (5/12/2019).

"Dari sini berangkat pukul 09.30, jadi kemungkinan sampai sana pukul 11.30," ujar Rina.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved