Pemprov DKI Kembangkan Wisata Halal Ibu Kota untuk Capai 1 Juta Wisatawan di 2020

Pemprov DKI Jakarta menargetkan satu juta wisatawan yang berkunjung ke ibu kota pada 2020 mendatang

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah wisatawan terlihat sedang asik berlibur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menargetkan satu juta wisatawan yang berkunjung ke ibu kota pada 2020 mendatang.

Guna mewujudkan hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta berupaya menciptakan destinasi wisata halal di ibu kota.

Pelaksana tugas (Plt) Disparbud Alberto Ali mengatakan, salah satu faktor yang harus dipenuhi ialah sertifikasi halal di seluruh restoran dan hotel di Jakarta

"Jadi semakin banyak UKM dan restoran yang memiliki sertifikasi halal, maka semakin banyak juga wisatawan muslim yang datang," ucapnya, Kamis (28/11/2019).

"Kita targetkan wisatawan muslim 1 juta di 2020, dengan catatan restoran dan hotel sudah bersertifikasi halal," tambahnya menjelaskan.

Tak hanya itu, Alberto menyebut, pihaknya juga memerlukan bantuan dari dunia perbankan untuk menciptakan destinasi halal di Jakarta.

"Semakin banyak pihak yang terlibat, akan semakin cepat perkembangan pariwisata halal Jakarta," ujarnya.

Untuk mendukung program yang dicanangkan Pemprov DKI ini, Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor perbankan pun menyiapkan produk dan layanan keuangan berskema syariah melalui Unit Usaha Syariah (UUS).

Direktur Kredit UMK dan Uaaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi mengatakan, pihaknya memiliki beragam produk berskema syariah untuk mendukung bernagai keperluan perbankan dari pelaku industri pariwisata halal, seperti JakQR, JakOne Mobile, dan JakCard.

Hepatitis di SMPN 20 Depok, Status Kejadian Luar Biasa Ditetapkan Selama 2 Bulan

Hepatitis di SMPN 20 Kota Depok, Hasil Laboratorium 51 Murid Positif Terjangkit

"UUS Bank DKI memiliki berbagai produk, mulai dari berbagai dana pihak ketiga ataupun pembiayaan untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha," kata Babay.

Ia pun menyebut, Bank DKI telah menandatangani kesepahaman dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama Republik Indonesia (BPJPI) tentang jaminan produk halal dan pengembangan kelembagaan.

"UUS Bank DKI pun telah menyediakan produk dan layanan perbankan kepada berbagai komponen industri halal, termasuk tour dan travel yang menyediakan pariwisata halal," tuturnya.

Tak hanya itu, disektor keuangan syariah, Bank DKI juga telah menyalurkan kredit dalam bentik pembiayaan modal kerja linkage kepada berbagai pihak.

"Mengjngat jumlah muslim yang dominan di Indonesia dan semakin tingginya kesadaran gaya hidup halal, maka hal ini menjadi peluang bisnisbyang cukup menjanjikan karena merekanlebih memilih produk halal di sektor pangan, keuangan, pariwisata, fashion, hingga kesenian dan budaya," ucapnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved