Sepanjang 2019, Dinsos Kota Bekasi Mencatat Ada Tiga Kasus Penemuan Bayi

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi mencatat sudah ada tiga kasus penemuan bayi sepanjang tahun 2019

Sepanjang 2019, Dinsos Kota Bekasi Mencatat Ada Tiga Kasus Penemuan Bayi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Warga menggendong bayi perempuan yang ditinggalkan orangtuanya di dalam kardus di pinggir Jalan Bambu Kuning Selatan, Rawalumbu Kota Bekasi, Kamis (28/11/2019). Grace, nama bayi perempuan itu sudah dibawa ke Polsek Bekasi Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi mencatat sudah ada tiga kasus penemuan bayi sepanjang tahun 2019.

Dua diantaranya sudah diadopsi orang tua angkat memalui proses persyaratan yang diajukan.

"Penemuan bayi untuk tahun ini yang ditangani Dinsos sudah ada tiga kasus, dua laki-laki, hari ini ditemukan lagi jenis kelamin perempuan," kata Martoyo, Kasi Rehabilitasi Soosial Anak dan Lansia Dinsos Kota Bekasi.

Sebelum diadopsi, bayi atau anak yang ditemukan itu harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Tahapan ini biasanya dilakukan di RSUD Kota Bekasi. Jika bayi dinyatakan sehat, baru kemudian masyarakat yang berminat datang ke Dinsos mengajukan adopsi.

"Jika di nyatakan tidak ada penyakit, masyarakat silahkan mengadopsi si bayi itu," kata dia.

Selama ini kata dia, calon orangtua asuh yang berminat melakukan adposi anak adalah pasangan suami istri yang sulit mendapatkan buah hati. Masyarakat yang sudah pernah melakukan adopsi juga tidak boleh melakukan adopsi lagi, cukup sekali dengan alasan demi kepentingan terbaik anak.

"Rata-rata begitu (pasangan belum punya anak), kalau udah pernah adopsi enggak boleh, kasi kesempatan yang lain," jelas dia.

UPDATE Viral Video Vina Garut, Curi Perhatian Saat Mengaji Tunggu Sidang dan Ancaman Hukuman Penjara

Dinsos Kota Bekasi Ungkap Syarat Bagi Orangtua Angkat yang Ingin Mengadopsi Bayi Grace

Untuk dapat mengadopsi anak, Martoyo menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon orangtua angkat agar dapat menjadi orangtua asuh bagi bayi yang dibuang atau orangtua kandungnya merasa tidak mampu lagi.

Persyaratan itu terdiri dati 15 poin yang nantinya akan ditunjukkan ke Dinsos Kota Bekasi, beberapa persyaratan yakni, surat keterangan kesehatan jiwa, SKCK, Akte Anak, KK/KTP calon orangtua angkat, serta beberapa syarat lain menyangkut pernyataan alasan mengadopsi.

Selain itu, mereka juga harus memeuhi persyaratan dikemudian hari harus menjelaskan kepada anak angkatnya mengenai asal usul dan orangtua kandung jika sudah diketahui dengan memperhatikan kesiapan anak.

"Ada aturannya kalau mau adopsi, kalau enggak sesuai aturan enggak bisa adposi, salah satunya juga harus satu agama dengan si anak," jelas dia.

Sebelumnya, pada, Kamis, (28/11/2019), bayi berusia tiga minggu ditemukan dalam kardus di pinggir Jalan Bambu Kuning Selatan, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kardus berisi perlengkapan bayi serta sepucuk surat wasiat dari orangtuanya. Dalam surat itu, orangtua mengaku sudah tidak sanggup merawat buah hatinya dan terpaksa meninggalkan anaknya di pinggir jalan dekat panti asuhan Rumah Shalom.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved