Tidak ada Pengawasan Petugas, Kendaraan Bermotor Masuk di Jalur Sepeda Blok M Kebayoran Baru

Kurangnya pengawasan petugas, membuat sejumlah pengendara kendaraan bermotor memasuki jalur sepeda di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Pengendara motor memasuki jalur sepeda di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kurangnya pengawasan dari petugas, membuat sejumlah pengendara kendaraan bermotor memasuki jalur sepeda di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Padahal pemberlakuan sanksi pemberian surat bukti pelanggaran (tilang) bagi pengendara yang memasuki jalur sepeda sudah memasuki hari keempat.

Namun, tidak seperti hari pertama, pada Kamis (28/11/2019) ini tidak terlihat petugas yang berjaga maupun patroli di jalur sepeda.

Pantaua TribunJakarta.com di jalur sepeda di bawah Stasiun MRT Blok M, sejumlah pengendara motor dan mobil pun bisa dengan bebas melintas.

Berbeda halnya di jalur sepeda di kawasan Melawai, Blok M, Kebayoran Baru.

Persija Jakarta dan Persib Bandung Miliki Kesamaan Kondisi Jelang Laga Pekan ke-29 Liga 1 2019

Di jalur sepeda kawasan tersebut tidak terlihat pengendara memasuki jalur sepeda yang diberi pembatas berupa traffic cone.

Namun, banyak pengendara yang menepi di samping traffic cone sehingga membuat arus lalu lintas sedikit tersendat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani Pergub DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2019 tentang Penetapan Jalur Sepeda sejak Jumat (22/11/2019).

Dengan terbitnya aturan itu, pelanggar yang menerobos jalur sepeda di atas trotoar maupun bahu jalan dengan marka garis putih utuh, bisa langsung ditindak.

Tak Kuat Mental Jadi Pengemis, Pria Asal Garut Ini Memilih Jadi Tukang Sol Sepatu di Cipayung Jaktim

Hal ini mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Dalam Pasal 284 dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda, bisa dikenakan denda Rp 500 ribu. (*)

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved