Wasit Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Perseru Badak Lampung: Tuhan Tidak Tidur

Manajemen Perseru Badak Lampung angkat bicara terkait oknum wasit yang ditangkap Satgas Antimafia Bola. Sang manajer ingatkan Tuhan tak tidur.

Wasit Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Perseru Badak Lampung: Tuhan Tidak Tidur
Tribunnews/Abdul Majid
Ilustrasi: Satgas Antimafia Bola saat menggeledah kantor Liga Indonesia di Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (1/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Manajemen Perseru Badak Lampung angkat bicara terkait oknum wasit yang ditangkap oleh Satgas Antimafia Bola.

Diketahui, Satgas Antimafia Bola sedang menyelidiki kasus suap yang terjadi di Liga 3 regional Jawa Barat 2019.

Kasus suap tersebut diduga terjadi dalam pertandingan Perses Sumedang melawan Persikasi Bekasi di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, pada 6 November 2019.

Satgas Antimafia Bola langsung bergerak menangkap pelaku tidak pidana suap atau pengaturan pertandingan (match fixing) pada Senin (25/11/2019).

Dalam penangkapan tersebut, Satgas berhasil mengamankan enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah DSP (wasit utama), BTR dan HR (manajemen Persikasi), MR (perantara), SHB (manajer Persikasi), serta DS (anggota komisi penugasan wasit asprov PSSI Jawa Barat).

Mereka diduga melanggar pasal dua dan tiga UU nomor 11 tahun 1980 tentang tindak pidana suap dan atau pasal 55 KUHP.

Salah satu dari enam orang yang ditangkap diduga adalah wasit yang pernah memimpin jalannya pertandingan Liga 1 2019 antara Persela Lamongan kontra Perseru Badak Lampung FC.

Pada laga tersebut Badak Lampung harus menelan kekalahan dari tuan rumah dengan skor tipis 0-1.

Pertandingan tersebut sempat terhenti hingga satu jam lamanya akibat adanya oknum suporter Persela yang masuk ke dalam lapangan.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved