Badan Kehormatan DPRD Apresiasi Keberanian William PSI Kritik RAPBD Pemprov DKI

William sengaja mengunggah anggaran mistis dalam KUA-PPAS 2020 lantaran sikap Pemprov DKI yang tidak juga membuka rancangan anggaran 2020

Warta Kota
Caleg DPRD DKI Jakarta terpilih dari Dapil 9, William Aditya Sarana pada Selasa (6/8/2019). 

Seperti diketahui, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Maju Kotanya Bahagia Warganya (Mat Bagan) melaporkan politisi PSI William Aditya Sarana ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta.

Pasalnya, William dianggap melanggar kode etik karena membongkar anggaran ganjil dalam draf Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Dalam siaran tertulisnya, LSM ini menilai William sebagai biang keladi kegaduhan di tengah masyarakat soal anggaran DKI Jakarta.

Selain itu, William juga dituding menimbulkan citra buruk bagi mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Hasil Liga Eropa: Arsenal Dikalahkan Eintracht di Kandang, Meriam London Cetak Catatan Buruk

Siswi SMK 49 Tewas Bersama Sang Sahabat, Keluarga Puji Kebiasaan Siti Beda dengan Remaja Lainnya

Dua Murid Tewas Dilindas Truk Sepulang Ujian Sekolah, Teman Tak Percaya hingga Orangtua Histeris

"Sikap yang bersangkutan justru menimbulkan opini negatif kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dianggap tidak transparan," kata Ketua Mat Bagan Sugiyanto, Selasa (5/11/2019).

Ketua BK DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi pun mengatakan, bila William terbukti bersalah, sejumlah sanksi telah menantinya.

"Sanksi bisa teguran lisan, teguran tertulis, dan bisa juga pemberhentian kalau jenis pelanggarannya luar biasa," ucapnya, Selasa (5/11/2019).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved