Gunakan Gerinda, Petugas Pemadam Kembangan Evakuasi Cincin dari Jari Seorang Wanita

Eko mengatakan, setelah memakan waktu sekira 15 menit, cincin tersebut berhasil dilepaskan dari jari Alwi.

Gunakan Gerinda, Petugas Pemadam Kembangan Evakuasi Cincin dari Jari Seorang Wanita
ISTIMEWA/Dokumentasi Damkar Jakarta Barat
Petugas pemadam kebakaran saat evakuasi melepaskan cincin dari jari warga. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Alwi Tanti (26), akhirnya bisa bernafas lega lantaran cincin yang tersangkut di jari tengahnya berhasil dilepaskan oleh petugas pemadam kebakaran sektor Kembangan, Jakarta Barat.

Warga Meruya Utara, Jakarta Barat ini memang sengaja datang ke kantor Damkar Kembangan lantaran frustasi cincin yang melingkar di jari tengah tangan kirinya tak kunjung terlepas.

"Jadi tadi siang sekitar Pukul 14.00 WIB, ada warga yang datang ke kantor sektor Kembangan untuk evakuasi cincin dari jarinya," kata Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Eko Suroso saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2019).

Eko mengatakan, setelah memakan waktu sekira 15 menit, cincin tersebut berhasil dilepaskan dari jari Alwi.  

Adapun petugas menggunakan gerinda kecil dan air untuk evakuasi cincin.

Total ada tiga petugas Damkar yang dikerahkan melakukan evakuasi cincin ini.

Meski sempat ketakutan jarinya terkena mesin gerinda, Alwi akhirnya bernafas lega setelah cincin tersebut akhinya copot dari jarinya.

Tak Sekedar Padamkan Api

Eko mengatakan, tugas Damkar saat ini memang tak sekedar untuk memadamkan api. 

Tak sedikit masyarakat datang ke kantornya untuk meminta bantuan, semisal melepaskan cinci seperti yang dialami Alwi.

"Dan petugas itu juga sudah cukup terampil untuk evakuasi itu (lepaskan cincin). Bahkan sering juga dari pihak rumah sakit yang minta bantuan Damkar untuk evakuasi bila ada kejadian seperti ini," kata Eko.

Eko menyebut tugas lain yang dilakukan Damkar di Jakarta Barat hari ini selain evakuasi cincin juga lakukan pemberantasan sarang tawon yakni ada di wilayah Semanan, Kalideres dan Kedoya, Kebon Jeruk.

"Jadi kami intinya siap melakukan kegiatan yang memang bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata Eko.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved