Breaking News:

Kesal Putrinya Diajak Kencan, Seorang Ayah di Cakung Nyaris Bacok Pacar Anaknya

satu pelaku pengeroyokan Muriandi (55) yang sempat mengancam korban menggunakan celurit merupakan ayah dari kekasih Rityan

Ilustrasi pemukulan dan kekerasan fisik (net) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Muhammad Rityan Halim, jadi korban pengeroyokan empat pelaku saat melintas di kawasan Kampung Sawah, Kelurahan Rawa Teratai, Cakung, Jumat (29/11/2019).

Komandon Pleton Rajawali Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Stevano Leonard mengatakan Rityan dikeroyok dalam perjalanan usai mengantarkan kekasihnya pulang ke rumah.

"Saat kejadian dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Bekasi, dia ke Cakung untuk mengantar pacarnya. Tapi habis dari rumah pacarnya dia dicegat dan dikeroyok," kata Stevano di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (29/11/2019).

Beruntung Rityan berhasil kabur menyelamatkan diri lalu diselamatkan personel Tim Rajawali yang saat kejadian sedang melakukan patroli rutin.

Mendapat laporan dari Rityan yang, personel Tim Rajawali pun bergegas mengecek lokasi lalu mengamankan empat pelaku yang masih warga sekitar.

"Ketika diamankan mereka ini enggak mau mengaku sudah mengeroyok korban. Celurit yang dipakai untuk mengancam korban juga dibuang ke semak-semak," ujarnya.

Tak diduga, satu pelaku pengeroyokan Muriandi (55) yang sempat mengancam korban menggunakan celurit merupakan ayah dari kekasih Rityan.

Sementara Selamet Raharjo (24), Jayadi (23), dan Aknis (24) yang ikut mengeroyok Rityan merupakan teman dari putri Muriandi.

Kapolresta Tangerang Ingatkan Ormas agar Tidak Dimanfaatkan Calon Kepala Desa untuk Mobilisasi Massa

Stevano menyebut motif Muriandi mengeroyok Rityan karena kesal putrinya diajak kencan dan baru pulang dini hari.

"Ayahnya ini kesal karena putrinya diajak kencan sama korban dan telat dipulangkan. Dia (Muriandi) juga sempat menyerang korban pakai celurit, tapi korban menghindar," tuturnya.

Usai mengakui perbuatannya, Muriandi, Selamet, Jayadi, dan Aknis digelandang ke Mapolrestro Jakarta Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan yakni sebilah celurit milik Muriandi dan tiga unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat mengejar Rityan.

"Korban, pelaku, dan barang bukti kita bawa ke Polres. Kasusnya sekarang ditangani Satreskrim Metro Polres Jakarta Timur. Untuk kondisi korban enggak luka berat, luka memar saja," lanjut Stevano.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved