Reuni 212, Pemprov DKI Sebut ASN Tak Boleh Ikut

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan aparatur sipil negara (ASN) tak boleh ikut lantaran hari kerja.

Reuni 212, Pemprov DKI Sebut ASN Tak Boleh Ikut
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Massa aksi Mujahid 212 berkumpul di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Sabtu (28/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jemaah 212 akan reuni di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Kepala Badan Kepegawaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Chaidir, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) tak boleh ikut lantaran hari kerja.

"Hari kerja ya artinya tidak diperbolehkan, sudah mengerti lah ASN itu kewajibannya, itu saja," ucap Chaidir kepada Wartawan, Jumat (29/11/2019).

Kata dia, hal ini telah termaktub dalam Undang-Undang (UU) ASN Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017, kaitan dengan aktifitas massa.

"ASN kan prinsipnya netralitas. Ya artinya sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, PP Nomor 11 tahun 2017, kaitan dengan aktifitas massa ya," ucapnya.

Chaidir pun meyakini ASN tak ada yang akan ikut reuni 212.

Pasien Hepatitis di RSUD Depok Akan Dirujuk Bila Jumlahnya Terus Meningkat

Lama Tak Jumpa Istri Dorong Hasrat Tukang Cilor di Cengkareng Cabuli 3 Bocah

Hasil Liga Eropa: Manchester United Kalah Karena Gol Bunuh Diri, Solskjaer Tetap Beri Pujian

"Saya rasa tidak sampai ada lah. Mereka sudah mengerti kok hak dan kewajiban sebagai ASN itu, paham," ucapnya.

Jika ASN ketahuan mengikuti reuni 212, sambungnya, mereka akan dinilai melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang hukuman disiplin.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved