Pelaku Tawuran Gunakan Bom Molotov

BREAKING NEWS Tawuran di Bantaran Rel Duri Pulo, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Warga setempat, Madi (50), mengatakan pelaku tawuran di bantaran rel bukanlah warga sekitar, melainkan kelompok dari luar kampung tersebut.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Bantaran rel Jalan Setia Kawan, Jakarta Pusat yang jadi lokasi tawuran pagi tadi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tawuran pecah di sepanjang bantaran rel Jalan Setia Kawan, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat pagi tadi.

Menurut keterangan warga, Madi (50), pelaku tawuran tersebut bukanlah warga sekitar, melainkan kelompok dari luar kampung tersebut.

"Yang tawuran itu bukan anak-anak sini. Awalnya tawurannya itu di kolong Roxy terus merembet ke daerah sini."

"Ini kan bantaran rel jadi mereka ributnya di sini (bantaran rel)," kata Madi ditemui TribunJakarta.com di lokasi, Minggu (1/12/2019).

Madi mengatakan, tawuran pecah di wilayahnya sekira Pukul 05.00 WIB atau setelah azan Subuh berkumandang.

"Kayaknya mereka ini yang pada abis nongkrong malam Minggu, soalnya kalau malam Minggu emang banyak anak-anak tanggung yang nongkrong di sana dan berakhir tawuran," katanya.

Tembakan Gas Air Mata

Dikatakannya tawuran di lokasi tersebut baru berhasil dibubarkan setelah polisi menembakan gas air mata di lokasi.

Massa pun kemudian berhamburan ke arah Gambir dan arah Tambora, Jakarta Barat.

Menurut Madi, lokasi tawuran adalah perbatasan antara Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

"Sekitar jam 06.00 WIB baru bubar setelah ada gas air mata."

"Tapi kayaknya enggak ada yang kena bacok atau juga diamanin, semuanya pada bubar," kata Madi.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi Pukul 11.45 WIB, beberapa warga masih berjaga di sekitar lokasi tawuran untuk mengantisipasi kembali terjadinya tawuran susulan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved