Pelaku Tawuran Gunakan Bom Molotov

Tawuran di Pinggir Rel Duri Pulo, 2 Kelompok Remaja Saling Serang Gunakan Celirut Hingga Bom Molotov

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Suwatno mengatakan, peristiwa ini terjadi subuh tadi sekira pukul 05.00 WIB.

Tawuran di Pinggir Rel Duri Pulo, 2 Kelompok Remaja Saling Serang Gunakan Celirut Hingga Bom Molotov
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Rel kereta api di pinggir Jalan Setia Kawan yang pagi tadi menjadi lokasi tawuran antar remaja Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dua kelompok remaja terlibat aksi saling serang di pinggir rel Jalan Setia Kawan, Kelurahan Duri Pulo, Gambir Jakarta Pusat.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Suwatno mengatakan, peristiwa ini terjadi subuh tadi sekira pukul 05.00 WIB.

"Sekira pukul 05.00 WIB, segerombolan orang tidak dikenal dengan berjalan kaki menuju Pos RW 12 melakukan penyerangan terhadap warga," ucapnya, Minggu (1/12/2019).

Tawuran di Bantaral Rel Duri Pulo, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Massa yang berjumlah sekira 50 orang itu melakukan penyerangan dengan melempari pemukiman warga menggunakan batu hingga bom molotov.

"Melihat kampungnya diserang, warga RW 12 coba memberikan perlawanan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Tak hanya menggunakan bom molotov, beberapa orang warga disebut Suwatno juga membekali diri dengan senjata tajam, seperti celurit dan parang.

Beruntung, pihak kepolisian dari sektor Gambir dengan sigap mendatangi lokasi kejadian dan berhasil membubarkan tawuran tersebut.

"Mendapat laporan adanya aksi tawuran, pihak Polsek Metro Gambir dibantu oleh personel kepolisian dari Polsek Tambora langsung membubarkan tawuran itu," kata Suwatno.

Guna mencegah tawuran ini terulang kembali, pihak kepolisian pun mencoba memediasi kedua kelompok remaja yang saling terlibat tawuran.

"Kami dari pihak kepolisian, bersama Lurah Duri Pulo, dan Koramil Gambir selanjutnya memediasi kedua kelompok remaja ini agar tawuran tidak terulang kembali," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved