Aksi Perampok di Depok Bikin Geleng-geleng Polisi, Ditanya Gunakan Senjata Tajam Malah Jawab Ini

Namun, ketika ditanya perannya dalam aksi tersebut seorang pelaku memberikan jawaban yang membuat petugas geleng-geleng kepala.

Aksi Perampok di Depok Bikin Geleng-geleng Polisi, Ditanya Gunakan Senjata Tajam Malah Jawab Ini
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Para pelaku ketika diamankan di Polres Metro Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Empat pelaku perampokan yang kerap beraksi di Kota Depok, hanya bisa tertunduk lesu ketika digiring ke Mapolresta Depok usai diamankan petugas.

Empat pelaku yang diamankan terdiri dari Ilham Zuandri (22), Dede Saputra (22), Wahyu Subyanto (20), dan AS (17) yang masih dibawah umur.

Tanpa banyak bicara, para pelaku hanya bisa tertunduk lesu seakan menyesali perbuatannya, sebelum akhirnya dimintai keterangan oleh Kapolres Metro Depok AKBP Azis Andriansyah dalam konferensi pers pada awak media di Mapolresata Depok, Pancoran Mas.

Azis menjelaskan, para pelaku mengakui kerap beraksi pada pukul 01.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, dan mengincar sasarannya secara acak.

Saat beraksi, para pelaku pun memiliki perannya masing-masing diantaranya sebagai joki, hingga mengancam korban menggunakan senjata tajam berjenis celurit, golok, dan pisau.

Namun, ketika ditanya perannya dalam aksi tersebut seorang pelaku memberikan jawaban yang dinilai tak masuk akal dan membuat petugas geleng-geleng kepala.

“Saya enggak pakai senjata tajam saya pakainya golok,” ujar seorang pelaku yang membuat petugas geleng-geleng kepala di Mapolres Metro Depok, Pancoran Mas, Senin (2/12/2019).

Azis menjelaskan, akibat perbuatannya para pelaku terancam dijerat Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman kurungan penjara maksimal sembilan tahun lamanya.

“Pasal yang kami kenakan Pasal 368 KUHP, ancaman penjara maksimal sembilan tahun lamanya. Saat ini kami masih memburu keberadaan pelaku lainnya karena berdasarkan keterangan korban dan pengakuan pelaku mereka beraksi dengan jumlah lebih dari empat orang,” ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved