Ruko Jadi Pabrik Handphone Ilegal

Beroperasi 2 Tahun, Omzet Pabrik HP Ilegal di Penjaringan Tembus Rp 12 Miliar

Pabrik handphone ilegal di Kompleks Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah beroperasi selama dua tahun.

Beroperasi 2 Tahun, Omzet Pabrik HP Ilegal di Penjaringan Tembus Rp 12 Miliar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana pabrik handphone ilegal berkedok ruko di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Pabrik handphone ilegal di Kompleks Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah beroperasi selama dua tahun.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, omzet pabrik ini selama dua tahun mencapai Rp 12 miliar.

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap keberadaan pabrik telepon genggam (handphone) ilegal di Kompleks Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/12/2019).
Polres Metro Jakarta Utara mengungkap keberadaan pabrik telepon genggam (handphone) ilegal di Kompleks Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

"Mereka sudah bekerja disini kurang lebih melakukan perakitan 2 tahun. Omzet yang sudah diraup kurang lebih Rp 12 milyar," kata Budhi, Senin (2/12/2019).

Menurut Budhi, dalam sehari, pabrik ini bisa memproduksi sekitar 200 handphone ilegal.

Handphone tersebut kemudian dijual dan dipasarkan baik secara offline maupun online.

"Mereka bisa merakit HP kurang lebih 200 unit (per hari). Mereka jual dengan rata-rata Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta," kata Budhi.

Pabrik handphone ilegal ini berada dalam tiga unit ruko milik tersangka NG dalam Kompleks Ruko Toho.

Dari dalamnya, polisi menyita sebanyak 18.000 unit handphone ilegal siap edar.

NG ditetapkan sebagai tersangka lantaran melakukan sejumlah pelanggaran.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved