Dinilai Potensial, Generasi Milenial Mulai Lirik Bisnis Multi Level Marketing

Sekitar 4.000 orang berkumpul dalam acara Melia Fest di Ancol Becah City Mall, Minggu (1/12/2019).

Dinilai Potensial, Generasi Milenial Mulai Lirik Bisnis Multi Level Marketing
TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino Silitonga
Melia Fest di Ancol Beach City Mall, Minggu (1/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Sekitar 4.000 orang berkumpul dalam acara Melia Fest di Ancol Becah City Mall, Minggu (1/12/2019).

Acara ini berisi pemberian motivasi dari founder perusahaan multi level marketing (MLM) PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), Sukur Nababan.

Sukur mengatakan, pihaknya saat ini tengah berupaya menggandeng generasi milenial untuk tertarik dengan MLM.

Melia Fest di Ancol Beach City Mall, Minggu (1/12/2019).
Melia Fest di Ancol Beach City Mall, Minggu (1/12/2019). (TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino Silitonga)

16 tahun sejak berdirinya MSS, Sukur melihat ada kesamaan antara generasi milenial dengan karakter pejuang.

"Anak-anak milenial saat ini tidak hanya menghabiskan untuk waktu yang tidak jelas tapi mau berjuang untuk tujuannya dengan skema yang terukur," katanya.

Politisi PDIP ini memberikan motivasi kepada ribuan anak muda yang hadir untuk bisa membuka pikiran mereka.

Sukur ingin anak-anak muda bisa mandiri secara ekonomi, salah satunya dengan berkecimpung di dunia MLM.

Tewas di Perjalanan ke Wisuda, Nurul Faqih Sempat Dilarang Sang Kakak Lakukan Ini saat Berangkat

"Kami ingin membangun karakter milenial Indonesia agar bisa lebih mandiri secara ekonomi," ucap dia.

Anggota Komisi V DPR RI ini juga menyatakan, saat ini member MSS sudah mencapai sekitar 6 juta orang.

Kebanyakan di antaranya adalah generasi milenial dari seluruh Indonesia, seperti 90 persen yang hadir dalam Melia Fest hari ini.

Unggahan Pertama Citra Kirana dengan Sang Suami Pascanikah, Rezky Aditya Mesra Lakukan Ini

Seorang peserta, Bian mengaku tertarik datang ke Melia Fest untuk mengubah hidupnya lewat MLM.

Salah satu yang ia harapkan adalah sistem pembagian hasil yang dilakukan cepat dan tanpa menunda. 

"Saya datang ke sini karena ingin berubah hidup. Daripada main medsos dan bully orang lebih baik saya cari prospek," kata Bian.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved