Mayat Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang, Masih Menggunakan Seragam Satpam

mayat pria berpakaian satpam lengkap ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kecamatan Tangerang Kota Tangerang pada Senin (2/12/2019) pagi.

Mayat Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang, Masih Menggunakan Seragam Satpam
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Sampah yang menggunung di Sungai Cisadane Kota Tangerang karena hujan deras yang mengguyur beberapa hari lalu, Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang pria berpakaian satpam lengkap ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kecamatan Tangerang Kota Tangerang pada Senin (2/12/2019) pagi.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan korban sudah dievakuasi sekira pukul 06.00 WIB.

Saat dievakuasi, korban berseragam satpam lengkap tersebut sudah tidak terselamatkan lagi dan sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Iya tadi pagi ditemukan mayat seorang laki-laki yang belum diidentifikasi identitasnya. Di Sungai Cisadane," ujar Rachim saat dikonfirmasi.

Ketua DPP PKS Ngaku Terharu Saat Peserta Reuni Akbar 212 Doakan Presiden Jokowi dan Kiai Maruf

Menurut Rachim, korban pertama kali ditemukan saksi mata bernama Rohadi saat sedang mencari sampah menggunakan perahu mengitari Sungai Cisadane.

"Melihat mayat yang kemudian dipinggirkan ke tepi Kali Cisadane selanjutnya dibantu oleh warga untuk diangkat ke darat," kata Rachim.

Namun, saat dikevakuasi langsung diketahui identitas korban yang bernama Panji dari kartu identitas yang masih menempel di bajunya.

Selain itu, polisi juga menemukan kartu identitas korban dari PT Garuda Benteng Satria Indonesia atas nama Panji.

"Diperkirakan korhan berumur 35 tahun," sambung Rachim.

Sementara menurut keterangan Gema Lingkungan Cisadane, Gerry menyebut bahwa korban diketahui berenang di Sungai Cisadane, Serpong pada Sabtu (30/11/2019) sore.

Saat itu, kondisi arus Sungai Cisadane cukup deras akibat hujan yang mengguyur Tangerang dan korban diduga hanyut.

"Setelah sampai di tengah kali korban minta tolong dan tidak lama langsung tenggelam," tulisnya. (*)

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved