Tinjau Kesiapan PON ke Papua, Mendagri Ingatkan Pemda Hati-hati Gunakan APBD

Tito berharap dengan kunjunganya ke pemerintah Kabupaten Mimika ini mampu menegaskan komitmen pemerintah dalam hal efektifitas perencanaan anggaran

Editor: Muhammad Zulfikar
Dok. Kemendagri
Mendagri Tito Karnavian saat menggelar pertemuan dengan KPK bicarakan penjagaan anggaran. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, meninjau langsung Stadion Papua Bangkit, Jayapura, Papua, tempat akan berlangsungnya pembukaan sekaligus penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2020. Peninjauan dilakukan pada Minggu (1/12/2019).

"Sports Complex ini terpenting saya kira, terutama stadion ini yang terpenting, acara pembukaan dan penutupan semua di sini. Kita cukup optimis lah kalau untuk venue," kata Mendagri.

Meski demikian ia juga memberikan perhatian khusus untuk penginapan baik untuk atlet maupun media yang akan meliput acara.

"Mengenai masalah penginapan, selain atlet, official, pelatih, pendukung, fans, media juga pasti banyak. Nah ini yang perlu dipikirkan di mana tempat mereka, karena jumlah kamar hotel kan relatif tak bisa menampung sebanyak itu, katanya masih dibangun Perumnas, fine seandainya bisa cepat ya flat, karena kita lihat juga pada waktu. Kita lihat pada waktu Asian Games dibikin oleh PUPR sudah termasuk cepat, sederhana tapi cukup, kemudian mungkin pemanfaatan rumah-rumah penduduk, kost segala macam," jelasnya.

Ia juga memberikan saran terkait ketersediaan dan kecukupan kapasitas transportasi yang akan digunakan yang menurutnya dapat melibatkan unsur TNI/Polri.

"Saya kira transportasi, saran saya ya ajak juga dari TNI, Polri, Kodam, Polda, driver-driver-nya banyak," ujarnya.

Terkait dengan keamanan, ia memberikan opsi kemungkinan penambahan pengamanan di luar Regional Papua yang bisa dilibatkan tak hanya untuk pengamanan.

"Masalah security, pengamanan, mungkin tergantung Polda dan Kodam, kalau cukup lokal, kalau tidak ya kita tambah kekuatan dari Markas Besar masing-masing Polda atau Kodam lain, bisa dipakai untuk pengamanan, bisa juga dipakai untuk kegiatan lain," kata Mendagri.

Stadion Papua Bangkit adalah sebuah stadion sepak bola termegah di Indonesia Timur yang terletak di Kampung Harapan, Kelurahan Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Menurut rencana, stadion tersebut akan dijadikan tempat untuk Pembukaan sekaligus Penutupan pada perhelatan Pekan Olahraga terbesar di Indonesia, yakni PON 2020.

Sebelumnya pada kunjungan di hari pertama ke Papua di Kabupaten Mimika, Mendagri berpesan kepada Pemerintah Papua untuk menggunakan APBD dengan hati hati.

“Saya berharap pemerintah provinsi Papua membangun komunikasi yang baik dengan Kabupaten/Kotanya untuk mengelola secara hati-hati APBD yang jumlahnya mencapai 15 Triliun," kata Mendagri.

Jelang Reuni 212, Monas Tutup Lebih Awal, Tak Ada Rekayasa Lalin Hingga Polisi Dilarang Bawa Senpi

Eselon 3 dan 4 Diganti dengan Kecerdasan Buatan, Begini Penjelasan Presiden Jokowi

Tito menambahkan, Kemendagri memiliki tugas untuk mereview rancangan APBD yang diajukan daerah. “APBD nantinya akan direview oleh Kemendagri supaya betul - betul anggaran menyentuh rakyat,” jelas Tito

Tito mengungkapkan, saat ini banyak ditemui anggaran yang malah dominan digunakan untuk aparatur.

“Kami mau yakinkan, sehingga dominasi anggaran bukan untuk aparatur, tapi untuk kesejahteraan rakyat,” tutur Tito.

Tito berharap dengan kunjunganya ke pemerintah Kabupaten Mimika ini mampu menegaskan komitmen pemerintah dalam hal efektifitas perencanaan anggaran.

“Pemerintah fokus dalam mengoptimalkan anggaran, semoga masyarakat semakin sejahtera selaras dengan pencapaian program Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” pungkas Tito.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved