111 Sarang Tawon Dievakuasi Damkar Kota Bekas, 20 Orang Sempat Jadi Korban Sengatan

Ratusan sarangan tawon telah berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi sepanjang tahun 2019.

111 Sarang Tawon Dievakuasi Damkar Kota Bekas, 20 Orang Sempat Jadi Korban Sengatan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tim Rescue Damkar Kota Bekasi, Eko Uban usai melakukan evakuasi sarang tawon di Perumnas I, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa, (3/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Ratusan sarangan tawon telah berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi sepanjang tahun 2019.

Sarang tawon tersebut terdiri dari jenis tawon madu dan tawon vespa affinis atau endas.

Tim Rescu Damkar Kota Bekasi, Eko Uban, mengatakan, sejak Januari 2019, tercatat sebanyak 111 sarang tawon. Terkahir, evakuasi dilakukan malam ini, Selasa, (3/12/2019) di delapan titik berbeda di rumah warga.

"Dari data bidang pemadaman dan penyelamatan sudah ada 103 ditambah malam ini 8 titik jadi total 111 lokasi yang kita evakuasi, jenisnya empat tawon madu sisanya jenis Vespa atau tawon endas," kata Eko saat dijumpai di lokasi evakuasi sarang tawon di Bekasi Barat, Selasa, (3/12/2019).

Maling Motor yang Berondong Warga Pondok Kopi Miliki 3 Amunisi Peluru yang Belum Digunakan

Dia menjelaskan, untuk korban warga yang terkena sengatan tercatat sebanyak 20 orang satu diantaranya merupakan petugas Damkar ketika berusaha melakukan evakuasi.

Tahun lalu kata, sengatan sarang tawon menimbulkan korban jiwa diantaranya, satu orang warga Jatiasih dan satu oranv warga di Rawalumbu.

"Gejalanya kalau tersengat itu panas, lalu keluar bentol-bentol, ketika tersengat sebaik segera dibawa ke puskesmas, klinik atau rumah sakit," paparnya.

Adapun untuk proses evakuasi sarang tawon biasanya dilakukan pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk menghindari korban ketika evakuasi berlangsung.

"Kalau siang hari tawon akan lebih agresif jadi kita memilih malam hari, tapi kalau lokasi sarang ada di kebon atau bukan dipemukiman warga baru kita berani siang hari," jelas dia.

Proses pemusnahan sarang tawon dilakukan dengan metode menyemprotkan cairan pembasmi serangga atau dibakar.

Petugas ketika melakukan evakuasi juga dilengkapi dengan pakaian khusu tertutup agar melindungi dari sengatan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved