Pemerkosa Anak Diamuk Massa

Bocah 9 Tahun Dicabuli Ayah Tiri, Warga Ungkap Alasan Tak Masuk Akal Pelaku

Pria tersebut mengira bahwa anak tiri yang dicabuli adalah istrinya. Warga pun jadi geram

Bocah 9 Tahun Dicabuli Ayah Tiri, Warga Ungkap Alasan Tak Masuk Akal Pelaku
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Ketua RT 05/RW 06 Manggarai, Eko Koco, saat ditemui di kediamannya, Senin (2/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Pria berinisial D (34) dinilai membuat alasan tak masuk akal setelah tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia sembilan tahun.

D, pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam rumah sakit, mengira bahwa anak tiri yang dicabuli adalah istrinya.

Hal itu dikatakan Ketua RT 05/RW 06 Manggarai, Eko Koco (48), saat ditemui pada Senin (2/12/2019).

"Kirain istri saya, begitu kata dia. Nggak masuk akal banget," kata Eko di kediamannya.

Menurut Eko, perkataan itu diutarakan ketika D menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

"Waktu dibawa ke Polres, saya nggak ikut. Yang ikut neneknya, korban, sama dua warga. Setelah pulang, warga laporan sama saya," ujarnya.

Sebelumnya, D sempat menjadi bulan-bulanan massa karena perilaku bejatnya.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun mengunggah informasi tersebut di Facebook.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib membenarkan telah terjadi pencabulan kepada anak di bawah umur.

"Sudah kita tangkap pelaku berinisial D dan sudah kita lakukan penahanan," kata Andi.

Ramalan Zodiak Cinta, Selasa 3 Desember 2019: Pasangan Libra Nyerah, Capricorn Terlalu Sibuk

Sandra Dewi Tak Sempat Rawat Diri saat Punya 2 Anak, Harvey Moeis Panggil Salon ke Rumah

Cerita Abdullah, Driver Ojek Online Naik Vespa Matic Kuning: Biar Nyentrik Tapi Boros

Menurut Andi, perbuatan bejat D kepada anak tirinya dilakukan sejak 2017. D memperkosa anak tirinya ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Jadi bukan di depan ibunya. Justru dilakukan setiap ibunya tidak ada di rumah. Justru ibu korban yang melapor ke polisi," jelas Andi.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved