Ini Alasan Semua Pria Jomblo dengan Usia di Atas 35 Tahun Cukup Bayar Setengah di Resto Omah Jajan
Zein pemilik restoran tersebut berharap, ia bisa membantu temannya itu sekaligus meramaikan usaha tempat makannya yang baru hitungan bulan berdiri.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Demi membantu kedua anak perempuan dari seorang temannya, Richo Zainuri (34) memasang spanduk bertuliskan promosi menarik bagi pengunjung yang masih jomblowan berusia 35 tahun ke atas.
Pria yang biasa dipanggil Zein itu memasang spanduk tersebut di depan rumah makan Omah Jajan di Jalan Kapten Pierre Tendean No.12 RT 005 RW 001, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Zein yang sekaligus pemilik restoran tersebut berharap, ia bisa membantu temannya itu sekaligus meramaikan usaha tempat makannya yang baru hitungan bulan berdiri di sana.
Di spanduk itu menjelaskan bahwa bulan ini tengah diadakan promosi menarik.
"Bagi Pria Jomblo Happy diatas 35 TH. Makan di Omah Jajan Reborn. Cash Back 50 % + 30 %," begitu bunyi tulisan yang tertera di spanduk berlatar warna hitam itu.
Berawal dari Ide Sensasional

Awal mula tercetusnya ide memasang spanduk itu dari percakapan antara Zein dan temannya sebulan yang lalu, November silam.
Kala itu, temannya yang telah berusia 65 tahun cemas dengan kedua anak perempuannya yang masih melajang.
Temannya itu mengusulkan untuk membuat promosi menarik nan sensasional demi memikat para jomblowan di luar sana.
Sebelumnya, Zein sering mengadakan promosi menarik yang ditawarkan di Omah Jajan.
Misalnya, makan gratis saat hari ulang tahun pengunjung dan makan gratis bagi orang hamil.
Zein juga sepakat dengan ide temannya itu. Sebab, ia mengaku suka dengan jenis iklan yang mengandung ajakan yang menarik dan sensasional.
"Berawal dari obrolan-obrolan aja. Pak hajinya (temannya) sering melihat promo menarik di restoran saya. Kita bikin ide yang sensasional yang menarik," ungkapnya kepada TribunJakarta.com
Tertarik? Ini Persyaratannya

Persyaratannya tak sulit bila pengunjung tertarik dengan spanduk yang dipasang di depan rumah makan itu.
Pengunjung hanya tinggal menunjukkan identitas diri berupa KTP, Kartu Pegawai dan nomor ponsel.
"Datang nunjukkin identitas dirinya ke saya. Dia saya tanya sudah kawin atau belum, sudah kerja atau belum. Nanti saya simpan nomor hp-nya," bebernya.
Selepas menunjukkan identitasnya kepada Zein, pengunjung bisa langsung memesan makanan di menu dengan potongan 50 persen.
Pengunjung yang mendaftar tak hanya berstatus jomblo. Para duda juga bisa turut mendaftar.
Bila pengunjung membayar dengan pembayaran digital, harga makanan yang telah terpotong setengahnya itu, dikenai potongan 30 persen lagi.
"Ibaratnya tebar jaring, kan entah ikan teri atau ikan apa aja masuk semuanya. Nanti tinggal dipilah," lanjutnya.
Jadi Pemilik Restoran Sekaligus MakComblang
Saat ini, Zein masih menghimpun data-data dari para pengunjung yang telah mendaftar kepadanya.
Sejak dua minggu promosi itu bergulir, terhitung sudah beberapa pengunjung yang mendaftar.
Bisa dibilang, lanjut Zein, apa yang dilakukannya itu sebagai seorang perantara pencari jodoh alias Makcomblang.
Pasalnya, usai terkumpul selama sekira satu bulan, Zein yang bakal menghubungi nomor telepon para jomblowan itu.
"Saya jadi Makcomblangnya. Yang menghubungi saya sendiri, misalnya, "mas, masih jomblo aja, mau enggak sama si ini" seperti itu," contoh Zein.
Namun, ada juga pengunjung yang menjadikan spanduk itu sebagai bahan banyolan kepada teman-temannya.
Zein menceritakan segerombolan pengunjung pernah datang karena melihat spanduk itu.
"Ada beberapa pengunjung dari bapak-bapak dan ibu-ibu karena promo itu mereka jadi masuk. Bercandaan, ketawa-tawa karena itu. Jadi bahan perbincangan aja," terangnya.
Spanduk itu turut diabadikan dengan kamera ponsel oleh pengunjung lantaran tak biasa.
Keinginan Diberi Cucu
Zein mengatakan temannya itu merindukan kehadiran seorang cucu dari ketiga anaknya.
Namun, keinginan itu tak kunjung terwujud.
Kedua anak perempuannya masih melajang masing-masing berusia 36 tahun dan 34 tahun.
Sedangkan anak laki-laki yang paling bungsu berusia 28 tahun.
"Udah usia sepuh, umur sekira 65 tahun. Cuman belum memiliki cucu, anaknya tiga. Dua perempuan, satu laki-laki."
"Keinginan seorang orangtua ingin mengemong cucu sampai segitunya. Kalau kondisi finansialnya mereka terbilang kaya raya," lanjutnya.
Zein berharap ia bisa membantu kedua anak perempuan itu untuk menemukan jodohnya.
"Harapan saya biar semua kena. Tempat saya jadi ramai karena tertarik dengan promo itu, saya juga bisa bantu menyatukan dua insan. Berkah," ujarnya.